Connect with us
Dibaca: 123

Politik

KPU Pastikan Isu 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos Hoax

Ketua KPU Arief Budiman (tengah) menjawab pertanyaan wartawan usai mendatangi Bea Cukai Tj Priok terkait info kontainer yang membawa surat suara, Kamis (3/1/2019). (Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan)

SWARARAKYAT.COM – Setelah 1 jam pengecekan di Kantor Bea Cukai, Tanjung Priok, Jakarta, KPU akhirnya memastikan kabar adanya 7 kontainer surat suara dicoblos adalah hoaks.

“Kami memasitikan berdasarkan keterangan Bea Cukai tadi ada berita 7 kontainer tersebut dan tidak ada juga ada kabar bahwa ada TNI AL yang menemukan itu dan tidak benar KPU telah membuka satu kontonter tersebut. Jadi semua berita itu bohong,” ujar Ketua KPU Arief Budiman di lokasi, Kamis (3/1).

Selain KPU, Bawaslu juga telah mengecek secara langsung dokumen-dokumen terkait barang masuk di Bea Cukai dan hasilnya tidak ada 7 kontainer dari China yang berisi surat suara. 

Baca Juga:   Beda Sikap KPU dan Bawaslu soal Caleg Eks Koruptor

Tak hanya itu, Arief juga memastikan pesan berantai yang tersebar di media sosial dan berbagai grup WA itu seluruhnya tidak benar.

“Malam ini KPU bersama Bawaslu melakukan pengecekan klarifikasi terhadap isu yang beredar terkait dengan adanya 7 kontainer dari China yang dikabarkan di dalamnya masing-masing 10 juta surat suara katanya sudah dibuka dan ada coblosannya nomer urut satu dan katanya sudah disita oleh KPU,” tutupnya.

Cuitan Andi Arief soal 7 kontainer surat suara tercoblos. (Foto: Istimewa)

Sebelumnya, sekitar pukul 20.05 WIB, Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief mencuitkan kabar adanya 7 kontainer surat suara dalam kondisi sudah dicoblos di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Bahkan, kabar tersebut sempat beredar di grup-grup WA.

Baca Juga:   Lewati Sungai Deras Bawa Kotak Suara, Netizen: Bayangkan Kalau Kotak Suara dari Kardus?

Mendengar informasi tersebut, KPU bersama Bawaslu memutuskan untuk mengecek kabar tersebut dengan turun langsung ke kantor Bea Cukai untuk memastikan kebenaran informasi 7 kontainer surat suara tercoblos. (ren/sr/kumparan)

More in Politik

error: Dilarang copy paste tanpa izin!