Connect with us
Dibaca: 1.223

Opini

KPU RI Diduga Langgar UU Pemilu Terkait Pembatalan Sosialisasi Visi-Misi Capres-Cawapres

Komisi Pemilihan Umum (KPU) - FOTO: Istimewa

Oleh: Ali Lubis, SH
Jubir Advokasi & Hukum BPN prabowo-Sandi

Komisi Pemilihan Umum (KPU RI) telah membuat geger Publik Indonesia dengan mengumumkan pembatalan untuk memfasilitasi Pasangan Capres dan Cawapres guna mensosialisasikan Visi Dan Misinya dalam rangka Pilpres 2019 yang akan datang.

Bahwa berdasarkan Pasal 274 ayat 2 UU No 7 tahun 2017 tentang Pemilu, jelas dikatakan bahwa dalam rangka pendidikan politik, KPU wajib memfasilitasi penyebarluasan materi kampanye Pemilu Presiden dan Wakil Presiden yang meliputi Visi, Misi dan Program Pasangan Calon melalui laman KPU dan Lembaga Penyiaran Publik.

Oleh karena itu KPU RI tidak boleh seenaknya membatalkan Acara tersebut dengan alasan apapun Karena itu bersifat Wajib, apalagi alasan pembatalan karena adanya perbedaan keinginan dari kedua belah pihak terkait siapa yang akan membacakannya. 

Baca Juga:   Denny JA Ahli Bius Jokowi dengan Angka-Angka Survei

Seharusnya KPU RI bersikap Tegas dalam memutuskan siapakah yg harus membacakan Visi dan Misi tersebut, bukan malah membatalkannya Karena itu perintah UU, justru dengan pembatalan ini KPU RI diduga telah melanggar UU Pemilu.

Akibat pembatalan acara tersebut Pasti Ada pihak yang merasa dirugikan, Karena itu memang menjadi Hak dari Pasangan Capres dan Cawapres yang akan bertarung Di Pilpres 2019. 

Baca Juga:   Membongkar Kedok Abu Janda, Agen Ganda Pemecah Umat Islam Jaringan Proxy War Zionis

Oleh karena itu, apabila Ada Pihak yang merasa dirugikan akibat pembatalan ini maka dapat melaporkannya ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP RI) dan menggugatnya ke Pengadilan.

Catatan: Artikel ini murni analisis penulis, Redaksi tidak bertanggungjawab atas isi dalam artikel ini

Advertisement

Penulis

Advertisement

More in Opini

error: Dilarang copy paste tanpa izin!