Connect with us
Dibaca: 37

Ekonomi

Libur Imlek, Sejumlah Bahan Pokok Alami Kenaikan

Ilustrasi Gambar - Jawa Pos

SWARARAKYAT.COM – Libur Imlek, harga bahan pokok di pasar tradisional terpantau kondusif.

Meski tidak naik signifikan, secara variatif masih ada kenaikan pada harga komoditas pokok. Mulai dari beras, daging, gula, minyak goreng, dan sebagainya di Jawa Timur.

Tidak hanya itu, kenaikan juga dialami produk buah-buahan. Pedagang menyebut hal itu disebabkan kenaikan permintaan untuk parsel.

Baca Juga:   Dolar Nyaris Tembus Rp15.200, Menko Darmin: Dampak Riilnya Gak Ada, Cuma Hebohnya yang Hebat

Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Abdullah Mansuri menyatakan, kenaikan harga buah impor variatif di kisaran Rp 5.000–Rp 10.000 per kg.

Disebutkan, kenaikan permintaan serta harga buah impor terus terjadi dan mencapai puncaknya pada H-3 sampai H+3 Imlek 2019.

“Dua hari terakhir banyak yang mencari buah-buahan untuk parsel. Tahun ini pasokan buah seperti jeruk mandarin masih aman, tidak seperti tahun lalu,” kata Abdullah.

Baca Juga:   Jokowi: Persoalan Ekonomi Hanya Bisa Diselesaikan IMF dan WB, Itu Pandangan Usang, Pengamat: Kok Fasilitasi Pertemuannya di Bali?

Sementara itu, Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional mencatat untuk wilayah DKI Jakarta, harga beras tidak berubah sejak 1 Februari.

Harga beras medium tercatat Rp 10.100 per kg. Harga daging ayam terpantau masih sama dengan awal Februari, yakni Rp 34.000 per kg.

Justru harga cabai merah yang turun menjadi Rp 30.850 per kg dari sebelumnya Rp 32.500 per kg.

Di Jawa Timur, harga kompak naik Rp 200–Rp 1.000. Harga beras, misalnya, kategori medium di Jawa Timur kemarin naik menjadi Rp 10.250 per kg dari sebelumnya Rp 9.500 per kg.

Baca Juga:   Menko Maritim: Pemerintah Akan Dukung Blended Finance Lewat Regulasi

Harga daging ayam naik menjadi Rp 34.250 per kg dari semula Rp 31.600 per kg. Harga cabai rawit terpantau tetap di angka Rp 13.250 per kg. (Pjs)

More in Ekonomi

error: Dilarang copy paste tanpa izin!