Connect with us
Dibaca: 448

Politik

Lukman Edy: Tiap Anak Lahir Sudah Dipercaya Investor, Netizen: Pernyataan Terdungu

Wakil Direktur TKN Jokowi-Ma'ruf, Lukman Edy

SWARARAKYAT.COM – Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto menyoroti masalah utang Indonesia yang semakin besar. Akibatnya, bayi yang baru lahir pun menerima tanggungan utang itu.

Prabowo menyebut setiap bayi yang baru lahir saja telah memiliki utang. Dia bilang, tiap bayi lahir menanggung utang sekitar Rp 9 juta.

Oleh karena itu, Prabowo menyatakan tak akan kalah dalam pemilihan presiden (Pilpres) tahun depan. Dia berjanji akan mengubah sistem yang selama ini dianggap melemahkan Indonesia.

Baca Juga:   Video Viral! Petugas Medis Mogok, Pasien Gawat Darurat Terlantar di RS Jayapura

Kubu Jokowi tidak menampik pernyataan Prabowo. Namun menurut Wakil Direktur TKN Jokowi-Ma’ruf, Lukman Edy soal bayi baru lahir menanggung utang negara bisa diambil sisi positifnya.

“Kita ambil sisi positifnya, berapapun utang kalau dirata-ratakan kepada anak Indonesia, setiap anak Indonesia itu lahir, dia sudah diberi kepercayaan untuk mendapatkan kepercayaan investor. Itu kan positifnya begitu, ” kata Lukman saat menjadi pembicara di “Apa Kabar Indonesia” TV One, Selasa (18/12/2018).

Baca Juga:   Ditantang La Nyalla, Tim Prabowo: Shalat Tak Perlu Dipertontonkan

“Setiap anak Indonesia yang lahir, bukan anak Indonesia yang miskin yang tidak mendapatkan kepercayaan dari orang lain. Tapi setiap anak Indonesia yang lahir, dia mendapat kepercayaan publik. Karena dia punya kemampuan, daya saing, ini bedanya anak Indonesia sekarang dan dulu,” tambah Lukman.

“Tapi membangun trafisi utang itu nggak baik,” kata kudu Prabowo.

Pernyataan Lukman ini dikecam netizen. Pendapat Lukman disebut pendapat paling dungu Timses Jokowi-Ma’ruf.

“Kenapa sekarang saking manutnya sama nganu….makin ngaco nalarnya,bertentangan dengan intelektualisasi yg dia punya.,” komentar @Hendarmawan246. (Ren)

Loading...

Advertisement

Penulis

Advertisement

More in Politik

error: Dilarang copy paste tanpa izin!