Connect with us
Dibaca: 246

Politik

Ma’ruf Amin: Seumur Republik Ini Tak Pernah Ada Capres Gandeng Ulama, Netizen: Bagaimana dengan Gus Sholah dan KH Hasyim Muzadi?

Ma'ruf Amin - FOTO: Pojoksatu

SWARARAKYAT.COM – Calon Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin bercerita tentang keterlibatan para ulama dalam proses pemilihan umum.

Kata dia, Jokowi yang kini calon presiden dan menjadi pasangannya, tidak sekadar meminta dukungan ulama karena pragmatisme politik. Menurut dia, mantan Gubernur DKI Jakarta itu dalam setiap kebijakannya selalu meminta pandangan dan pertimbangan para ulama.

“Pak Jokowi tidak sekadar minta dukungan ulama. Pak Jokowi banyak dapat dukungan ulama dari mana-mana tetapi Pak Jokowi juga menggandeng ulama sebagai wakilnya,” kata Ma’ruf saat menghadiri acara di Gedung Padepokan Silat, Serang, Banten, Senin, 21 Januari 2019.

Baca Juga:   Soal Iklan di Bioskop, Presiden: Rakyat Perlu Tahu Kinerja Pemerintah

Ma’ruf kemudian membagi pengalaman tentang para politikus atau kandidat yang datang hanya memanfaatkan ketokohan para ulama. Ia mengibaratkan, kiai atau para ulama seperti mobil mogok.

“Begitu mobil datang, dan begitu mobil bisa jalan, pergi. Habis itu wabillahi taufiq wal hidayah,” kata Ma’ruf.

Dalam pemaparannya, Ma’ruf menjelaskan, sejumlah kebijakan Jokowi selama empat tahun memimpin.

Baca Juga:   Bawaslu Jadwalkan Pemanggilan Bupati dan Walikota yang Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf

Ia memberi beberapa contoh seperti dijadikannya Hari Santri Nasional, pemberdayaan pesantren hingga bank wakaf mikro. Selain istilah mobil mogok, kata dia, ulama juga seperti diumpamakan seperti ‘daun salam’.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, Jokowi mencetak sejarah baru kali pertama memilih ulama sebagai calon wakil presiden dalam pemilihan umum langsung pasca reformasi.

“Daun salam itu kalau mau masak dicari. Masak sayur dicari, sudah makan pertama, dibuang. Daun salam wabillahi taufiq wal hidayah,” kata dia.

Baca Juga:   Pegiat Medsos: Tak Ada Kecaman dari Pendukung Jokowi Soal Hoax Esemka, Beda dengan Hoax Ratna

“Tidak pernah ada seumur republik ini calon presiden menggandeng ulama sebagai wakil,” ucapnya.

Komentar Netizen:

Seorang netizen mempertanyakan pernyataan Ma’ruf Amin terkait klaim hanya Jokowi yang gandeng ulama menjadi cawapres.

Akun @ronavioleta menanyakan eksistensi KH. Shalahuddin Wahid (Gus Sholah) dan KH. Hasyim Muzadi kepada Ma’ruf.

Baca Juga:   Tahun 2015 Silam, Netizen Ini Sebut Jembatan Kuning Bakal Patah oleh Gelombang Tsunami, Kini Terbukti

Seperti diketahui, Gus Sholah dan Kyai Hasyim (alm) pernah menjadi Cawapres. Gus Sholah menjadi Cawapres pada 2004 mendampingi Wiranto. Sedangkan Kyai Hasyim menjadi Cawapres mendampingi Megawati Soekarnoputri pada 2004. (Ren)

More in Politik

error: Dilarang copy paste tanpa izin!