Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Connect with us
Dibaca: 105

Nusantara

Mau Bikin Paspor, Wanita Ini Pakai Kartu Keluarga Palsu

Duh, niat pergi luar negeri, mengadu nasib menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW), kandas. Pasalnya, saat bikin paspor wanita ini pakai KK palsu

Ilustrasi Gambar - Foto: Pojoksatu.id

SWARARAKYAT.COM – Niatan Fitri Handayani, warga Desa Besole, Kecamatan Besuki, untuk mengadu nasib di luar negeri terhambat.

Lantaran saat membuat surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) di Polres Tulungagung, ada kejanggalan. Yakni kartu keluarga (KK) milik wanita 30 tahun tersebut diduga palsu.

Dugaan kuat KK palsu itu terlihat dari ciri-ciri KK yang digunakan tidak sesuai dengan KK umumnya dan bentuk stempel yang tertera. “Dugaan pemalsuan KK sudah dilaporkan kepada pihak kepolisian,” jelas Kasubbag Humas Polres Tulungagung Iptu Sumaji, Sabtu (8/12).

Baca Juga:   Peserta Reuni 212 Ciamis dan FPI Solo Mulai Bergerak, Jalan Kaki Menuju Monas, Ini Penyebabnya!

Dugaan KK palsu diketahui setelah korban, Fitri Handayani, hendak mengurus persyaratan untuk menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri dengan mengurus SKCK di Polres Tulungagung.

“Awalnya pada Selasa (4/12) lalu sekitar pukul 09.00, korban, pemilik KK tersebut datang ke kantor SKCK untuk membuat persyaratan menjadi TKI. Namun salah satu petugas mencurigai KK milik korban tidak seperti biasanya,” ungkapnya.

Baca Juga:   Pernah Tolak UAS, Ketua GP Ansor Jepara Terciduk Selingkuh di Hotel Semarang

Namun, Fitri Handayani didampingi oleh petugas SKCK memastikan di kantor dinas kependukan dan pencatatan sipil (dispendukcapil). Hasilnya, KK diduga palsu dilihat dari bentuk tulisan dan stempel. “Fitri merasa dirugikan dan melaporkan ke Polres Tulungagung guna proses hukum lebih lanjut,” ujanrya.

Kini Fitri Handayani sebagai korban diduga pemalsuan dokumen berupa KK. Pihaknya terus lakukan pendalaman kasus.

Baca Juga:   Gubernur Jenderal NRFPB Ungkap Kejanggalan Tragedi Pembantaian 31 Pekerja di Papua

Sementara itu, Kepala Dispendukcapil M Justi Taufik mengaku belum bisa memastikan KK palsu atau asli. Hanya saja, KK yang diterbitkan selain dari dispendukcapil setempat pasti palsu. “Kalau yang mengeluarkan dari dinas kami pasti asli,” ungkapnya.

Untuk memastikan KK asli atau palsu,dapat dilihat dari nomor NIK dan nomor KK karena tidakbisa dipalsukan. Sebab, terdapat data yang sudah tercatat. Contohnya KTP. Meskipun tulisannyahilang ataumengelupas, masih bisa dideteksi.“Meskipun hilang tulisannya pun KTPmasih bisa dideteksi, asal sudah melakukan registrasi,” ungkapnya.

Sumber: pojoksatu

Loading...

More in Nusantara