Connect with us
Dibaca: 171

Politik

Minim Pemantau, Bawaslu Berharap Masyarakat Daftar Jadi Pengawas Pemilu 2019

Salah seorang ASN yakni I Komang Eka Putra Bakti mengikuti klarifikasi terkait video mempromsikan salah satu caleg di media social Facebook di Kantor Bawaslu Karangasem, Jumat (14/12). (BP/nan)

SWARARAKYAT.COM – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mendorong komponen masyarakat maupun lembaga yang fokus terhadap pemilu untuk mendaftar sebagai lembaga pemantau pemilu 2019. Ketua Bawaslu Abhan mengatakan saat ini Bawaslu adalah satu-satunya lembaga resmi yang mengawasi pemilu.

“Kami menyadari bahwa obyek pengawasan kami sangat luas, namun sumber daya manusia sangat terbatas,” ujar Abhan di Gedung Bawaslu, Jakarta, Selasa, 27 Maret 2018, seperti dilansir tempo.co.

Atas dasar itu, dia menuturkan akan mendorong partisipasi masyarakat dalam mengawasi pemilu.

Berbeda dengan saat pilkada, berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 tentang Pemilu, lembaga pemantau pemilu 2019 mesti didaftarkan dan diverifikasi di Bawaslu.

“Untuk Pilkada kewenangannya di KPU,” kata dia.

Baca Juga:   BPN: Survei Internal Prabowo-Sandi 40%, Januari Salip Jokowi

“Untuk Pemilu, nanti Bawaslu yang menentukan apakah sah atau tidak pendaftaran (Lembaga Pemantau)”, jelasnya.

Pendaftaran lembaga pemantau itu terbuka seluas-luasnya untuk setiap elemen masyarakat. Waktu pendaftaran berlangsung hingga sebelum tahapan pemungutan suara. Adapun kriteria yang perlu dipenuhi lembaga pemantau yang akan mendaftar, antara lain adanya kepengurusan, berbentuk badan hukum, dan sumber dananya mandiri.

Abhan mengatakan semakin baik pemantau pemilu, semakin baik pula kualitas pemilu. Apalagi, dengan banyaknya ruang yang diberikan UU Pemilu kepada Bawaslu untuk melaksanakan fungsi peradilan atau ajudikasi.

Baca Juga:   Pindora Ajak Pemuda NKRI Dukung Prabowo-Sandi Untuk Bangkit Dari Keterpurukan

“Jadi untuk fungsi pengawasan ini saya kira kesempatan bagi masyarakat atau lembaga pemantau pemilu di 2019 ini,” kata dia.

Saat ini, baru satu lembaga yang mendaftar sebagai Lembaga Pemantau Pemilu 2019, yakni Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR).

Baca Juga:   Emak-emak Istri Purnawirawan TNI-Polri Deklarasi Dukung Prabowo-Sandi

Abhan berharap dengan mendaftarnya JPPR sebagai pemantau pemilu, nantinya akan banyak lembaga lain yang mengikuti.

Dengan banyaknya pemantau resmi yang tetdaftar di Pemilu 2019, potensi kecurangan bisa dikurangi. Kualitas pemilu dengan sendirinya akan meningkat. (Ren)

More in Politik

error: Dilarang copy paste tanpa izin!