Connect with us
Dibaca: 2.791

Nusantara

Namanya Dicatut, Kyai Sepuh Sumenep Tolak Deklarasi Dukung Jokowi

“Selain nama dirinya yang dicatut, ternyata nama Ketua PCNU NU Sumenep, KH. Pandji Taufiq juga dicatut, dan juga tidak dikonfirmasi kesediaannya. Perilaku semacam itu menurutnya dinilai merupakan kesalahan fatal, bila dilihat dari ajaran pesantren dan ke-NU-an”

KH. Abd Muqshit Idris, Sumenep - (Istimewa)

SWARARAKYAT.COM – KH. Abd Muqshit Idris protes keras. Pengasuh Pondok Pesantren (PP) Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep, Madura, Jawa Timur (Jatim) itu mengatakan, namanya tiba-tiba tertera sebagai turut mengundang. Padahal dirinya tidak pernah dihubungi panitia penyelenggara dan ditanya kesediaannya.

“Ini termasuk akhlak madzmumah dan keluar dari tradisi NU,” ucapnya, Selasa (18/12/2018).

Lanjut Ketua Dewan Masyayikh PP. Annuqayah ini, selain nama dirinya yang dicatut, ternyata nama Ketua PCNU NU Sumenep, KH. Pandji Taufiq juga dicatut, dan juga tidak dikonfirmasi kesediaannya. Perilaku semacam itu menurutnya dinilai merupakan kesalahan fatal, bila dilihat dari ajaran pesantren dan ke-NU-an.

Baca Juga:   Jalan Gubeng di Surabaya Amblas, Terdengar Dentuman Keras

“Saya sungguh keberatan. Dan Sungguh menyayangkan hal ini terjadi di Madura. Saya berdoa, semoga yang melakukan perbuatan ini segera diberi syafaat sehingga tidak mengulangi perbuatannya lagi,” tuturnya.

Seperti diketahui telah diadakan Deklarasi Akbar Ulama Madura untuk mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden Jokowo Dodo-KH. Ma’ruf Amin, pada Rabu, (19/12/2018), di Gedung Serba Guna Rato Ebuh, Bangkalan.

Baca Juga:   Adik Emil Dardak Ditemukan Tewas, Kepala Terbungkus Plastik

Diketahui, KH. Muqshit Idris selain Sesepuh PP. Annuqayah, juga sebagai tokoh penggerak Anshor dan Banser pertama kali sejak berdirinya NU di Sumenep. Hingga saat ini, beliau belum pernah mendeklarasikan dukungannya pada pasangan calon presiden dan wakil presiden pada pemilu 2019 mendatang. (Ren)

Loading...

Advertisement

Penulis

Advertisement

More in Nusantara

error: Dilarang copy paste tanpa izin!