Connect with us
Dibaca: 720

Politik

Netizen Desak Buka Data Quick Count Pilpres, Ini Respon Bos Indikator

Direktur Eksekutif Indikator Politik, Burhanuddin Muhtadi. /Istimewa

SWARARAKYAT.COM – Burhanuddin Muhtadi Direktur Eksekutif Indikator Politik Infonesia siap membuka data quick count-nya (QC) di hadapan dewan etik dan akademisi.

Hal itu disampaikan oleh Burhanuddin Muhtadi di akun twitter miliknya ketika menanggapi cuitan dari netizen yang menantangnya membuka data, Jumat (19/4/2019).

Baca Juga:   Suramadu Gratis, Nasib Kapal Penyebrangan Tragis, Jokowi Serahkan Urusan Kapal ke Gubernur Jatim

Baca Juga:   Viral! Tulisan Alumni UGM Tentang Jokowi, "I Don't Trust Him Anymore!"

QC yang dilakukan oleh Indikator menunjukkan, dari 95,7 persen suara yang masuk, 53,91 persen memilih pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan 46,09 persen suara memilih pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Tak hanya Indikator, sejumlah lembaga survei lain memuat hasil yang kurang lebih sama.

Lantaran hasil survei yang memuat hasil serupa itu justru membuat kubu Prabowo-Sandi tidak percaya pada quick count.

Baca Juga:   Sudjiwo Tedjo: Diminta Fokus ke Dunia Seni Adalah Cara Klise dan Basi untuk Nyetop Aku Ngritik Sosial

Tim Prabowo-Sandi bahkan memiliki data dan metode sendiri dan mengaku telah melakukan real count (RC) oleh tim internal.

Berdasarkan atas RC tim Prabowo-Sandi, diperoleh hasil pasangan calon 02 tersebut meraup suara diatas 60 persen.

Baca Juga:   1 Dolar AS Setara Rp15.240, Terendah Sejak 1998

Namun tentu saja, buka-bukaan data QC itu tidak akan dilakukan oleh Buhanuddin sendirian.

Dia akan membuka data QC lembaganya bersama dengan lembaga survei lain yang tergabung dalam Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi).

Burhanuddin juga meminta kubu BPN Prabowo-Sandi untuk didatangkan guna melihat secara langsung data yang akan dipaparkan oleh lembaga-lembaga survei yang tergabung dalam Persepi.

Baca Juga:   Ma'ruf Amin Resmi Dilaporkan ke Bawaslu Dugaan Pelanggaran Kampanye dan UU Pemilu

Burhanuddin juga meminta BPN membuka data hasil olahan tim internal Prabowo-Sandi.

“Besok lembaga saya bersama anggota PERSEPI lainnya akan melakukan apa yg kamu minta depan Dewan Etik dan akademisi,” ulasnya.

“Sekarang coba kamu minta BPN buka-bukaan data juga. Jangan hanya ke kami kamu menuntutnya,” cuit Burhanuddin dengan nada kesal, di twitternya pada Jumat (19/4/2019). (sta)

Baca Juga:   Sang Anak Bakar Semangat Andi Arief Lewat Puisi "Jangan Takut Papa"

More in Politik

error: Dilarang copy paste tanpa izin!