Connect with us
Dibaca: 62

Politik

Pasca Diterjang Tsunami, Warga Serang Terendam Banjir

Anggota TNI dan warga mengevakuasi seorang lansia korban banjir Serang dengan perahu. Foto: dok. BNPB

SWARARAKYAT.COM – Sebagian masyarakat Kabupaten Serang Provinsi Banten, kembali dilanda bencana. Jika sebelumnya masyarakat dicekam ketakutan menghadapi bahaya tsunami, kali ini pada Rabu pagi (26/12/2018), masyarakat Desa Batukuwung dan Desa Citasuk Kecamatan Padarincang Kabupaten Banten terendam banjir. 

Berikut keterangan Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB seperti dikutip oleh SwaraRakyat.com dari laman bnpb.go.id.

Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan meluapnya sungai Cikalumpang sehingga banjir melanda permukiman. Dampak banjir sebanyak 297 KK / 1.658 jiwa terdampak dan mengungsi di SDN Suka Maju sedangkan 70 KK / 160 jiwa mengungsi ditempat yang aman di Desa Batukuwung. Sekitar 200 unit rumah terendam banjir dengan tinggi banjir 50 -100 centimeter.

Baca Juga:   Ada Upaya Masif Merusak Citra Sandiaga Uno?

BPBD Serang bersama TNI, Polri, SKPD dan relawan melakukan evakuasi. Bantuan logistik diberikan kepada masyarakat terdampak banjir. Tidak ada korban jiwa dari banjir yang terjadi.

Sementara itu, penanganan darurat tsunami yang menerjang Pantai Anyer dan Cinangka di wilayah Serang masih dilakukan. Tercatat 25 orang meninggal dunia, 62 orang luka-luka, 68 orang hilang dan 83 orang mengungsi. Kerusakan fisik masih dilakukan pendataan.

Baca Juga:   Fahri Hamzah: Banyak Kok yang Berbohong, Tapi Gak Minta Maaf

Evakuasi, pencarian, dan penyelamatan korban terus dilakukan. Penanganan pengungsi dan layanan kesehatan juga dilakukan. Aparat gabungan bersama relawan dan masyarakat mulai membersihkan lingkungannya dari puing-puing bekas tsunami.

Wilayah Serang memang rawan bencana, baik gempa, tsunami, banjir, kekeringan dan puting beliung. Pembangunan hendaknya benar-benar mengindahkan peta bahaya bencana ke dalam tata ruang dan diimplementasikan secara ketat. (Ren)

More in Politik

error: Dilarang copy paste tanpa izin!