Daerah  

Pembukaan Festifal Pesona Minangkabau Luar Biasa Meriah

Foto: Istimewa

SWARARAKYAT.COM, Sumbar-Tampak hadir, Prof. dr. Fasli Jalal, S.Pgk., Ph.D,. Hj. Emma Yohanna, Wakil Gubernur Sumbar Ir Audy Joinaldy, SPt, MSc, MM, IPM, ASEAN.Eng, Anggota DPRD Prov, Sumbar Ir. Arkadius Dt. Intan Bano, Bupati tanah Datar Eka Putra SE. M.M., Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian SH. MH, Bupati Pasaman Sabar AS S.Ag, MSi, Ketua DPRD Tanah Datar Rony Mulyadi Dt. Bungsu SE, Forkopimda Tanah Datar, Kepala OPD, Camat dan Wali Nagari se-Tanah Datar. Ketua LKAAM Tanah Datar, Ketua KAN, Wali Nagari, BPRN dan Minang Diaspora Network Global 50 Negara. Bundo Kanduang sedunia (50 Negara) di Istano Pagaruyung, Kamis (7/12/2023).

Bupati Eka Putra SE, menyampaikan bahwa Kabupaten Tanah Datar gelar Festival Pesona Minangkabau (FPM) Tahun 2023, meski kita diselimuti duka korban pasca Erupsi Gunung merapi (3/12/2023) dan lahar dingin disejumlah daerah di Kabupaten Tanah Datar.

FPM merupakan kelanjutan “Satu Nagari Satu Event” berlangsung selama empat hari dari tanggal 7 s.d 10 Desember 2023, dengan dasar pemikiran, Tanah Datar sebagai Luak Nan Tuo, pusek jalo pumpunan ikan, nagari asal Pariangan terkenal dengan sebutan nagari tuo.

FPM dilaksanakan dengan  tujuan mempromosikan keunikan budaya Minangkabau, serta pesona wisata dan promosi produk ekonomi kreatif Kabupaten Tanah Datar dan secara umum Provinsi Sumatera Barat. ini juga bedanya (kita) luak Tanah Datar dengan prov. Jambi, Riau. alasannya dijambi, Riau terdapat dibawahnya minyak, tambang, ditumbuhi sawit dan di atasnya ada burung wallet, ujarnya. terimakasih tak terhingga atas kehadiran seluruh elemen dalam mensukseskan pergelaran FPM.

FPM menggelar beragam atraksi potensi masing-masing kecamatan dan nagari dikaji dalam mengisi rangkaian FPM 2023.
“Rangkaian kegiatan FPM menggelar Gala Dinner, Pawai Budaya Authentic Minangkabau, Makan Bajamba, Pagelaran Seni Budaya Minangkabau, Pagaruyung Fashion Show, Pameran Desa Wisata, Pameran Benda-benda Pusaka, Pengukuhan dan Seminar Bundo Kanduang, Pacu Jawi, Gelanggang Silih Baganti dan Festival Qasidah Rebana,”.
FPM juga menampilkan 10 Nagari terbaik dalam progul Satu Nagari Satu Event, berupa tarian masal.

Disamping itu FPM juga menggali dan mengangkat potensi Nagari untuk dikembangkan, dan diharapkan mampu mengangkat perekonomian masyarakat.
Audy Joinaldi mengapresiasasi FPM merupakan event Wisata Budaya Terbesar di Sumatera Barat dan telah ditetapkan oleh Kementrian Pariwisata RI sebagai salah satu Wonder Kharisma Event Nusantara sejak tahun 2017.

Festival Pesona Minangkabau ini masuk dalam Kharisma Event Nusantara. Kita Ketahui dari 19 Kabupaten/Kota di Sumatera Barat yang masuk Kharisma Event Nusantara itu ada 4 Kabupaten/Kota, termasuk Tanah Datar.

Prof.Fasli Jalal dalam sambutannya menjelaskan bahwa Minang Diaspora Network Global 50 Negara.
Ucapan terima kasih atas undangan untuk hadir di acara paguyuban perantauan minang network global. Perantau minang terbanyak di Malaysia, ada delapan ratus ribu perantau minang, di Australia berdasarkan data terverivikasi sekitar empat ribu orang perantau, belum lagi di benua asia dan afrika.

Fasli Jalal menegaskan bahwa semua perantau minang dunia siap mengabdi, berbakti untuk ranah minang, tinggal kita berharap anak anak muda  mau menggali filosofi dibalik nilai-nilai yang dicari dunia saat ini, nilai tersebut ada dalam ABS-SBK.

Nilai tersebut untuk kita transformasikan, sehingga antara ranah dan rantau tidak terpisahkan dan saling berkombinasinya adat dan budaya, saling bahu membahu serta berkomunikasi dalam membangun ranah.

“Pulau pandan jauah ditangah dibaliak pulau siangso duo, walaupun acok  badan dikanduang tanah, budi baiak urang luak nan tuo indak pernah lupo”.
bangga aku jadi orang “LUAK NAN TUO” tutupnya. (HAQ)