Connect with us
Dibaca: 1.303

Teknologi

Pencetus Mobil Esemka: Mobil Nasional Kok Ambil Sana-Sini, Lalu Ganti Merek Jadi Esemka

Mobil Esemka (Istimewa)

SWARARAKYAT.COM – Komentar Ma’ruf Amin, tandem Joko Widodo dalam Pilpres 2019 rupanya kembali sukses menghidupkan isu mengenai mobil nasional (mobnas) Esemka. Mantan ketua MUI ini mengatakan bahwa mobil Esemka siap diproduksi massal pada Oktober ini.

Hal itu disampaikan Ma’ruf Amin saat mengunjungi pesantren Nurul Islam di Jember, Jawa Timur, akhir September lalu. Kontan pernyataan Ma’ruf Amin ini membuat media sibuk mencari kebenarannya. Parahnya, beberapa pihak yang terkait langsung memilih enggan berkomentar. 

Baca Juga:   Petani Kopra Dipukuli Hingga Babak-Belur Saat Demo di Kantor Bupati Halmahera Utara

Hanya sosok Sukiat, pencetus mobil Esemka yang tampak aktif melayani pertanyaan para awak media. Itupun dengan statusnya yang tak lagi dilibatkan dalam proyek mobil Esemka tersebut. “Saya sudah tidak dilibatkan dan tidak tahu lagi,” kata Sukiat kepada VIVA.

Nah, saat dikonfirmasi mengenai apakah ia bersedia jika nantinya kembali dilibatkan dalam proyek mobil nasional tersebut? Sukiat mengaku akan siap ikut kembali terlibat jika memang dibutuhkan. Selain itu, ia juga meminta syarat jika memang akan dilibatkan kembali.

“Kalau nanti saya dilibatkan lagi tentu saya bersedia. Tapi harus mengikuti teori saya. Jangan mengambil sana sini lalu tiba-tiba mereknya Esemka, karena kalau begitu bukan mobil nasional dong,” kata Sukiat. 

Baca Juga:   Benarkah Pak Jokowi Gunakan Alat Bantu Ketika Debat Kedua? Simak Penjelasannya

Sebagai informasi, Esemka diwacanakan sebagai mobil nasional sejak 2010 dikembangkan gabungan sekolah menengah kejuruan bersama beberapa pabrikan. Salah satunya PT Solo Manufaktur Kreasi, namun saat uji tipe pada 2012, Esemka gagal lulus.

Karena sertifikat uji emisinya baru didapat setelah tiga kali pengujian. Pada 2015, mantan Kepala Badan Intelijen Negara, Abdullah Mahmud Hendropriyono ikut menggagas Esemka dengan menggawangi PT Adiperkasa Citra Lestari dan menggandeng Proton Holdings Berhard dari Malaysia. 

Baca Juga:   Waduh, Sejumlah Aplikasi Google di OS Android Tak Lagi Gratis

Tapi pada akhirnya Adiperkasa bekerja sama dengan Solo Manufaktur membentuk PT Adiperkasa Citra Esemka Hero. Sejak itu muncul beberapa mobil yang kabarnya merupakan mobil Esemka meski bentuknya mirip dengan mobil-mobil asal Tiongkok alias hanya berganti logo belaka. (SR)

More in Teknologi

error: Dilarang copy paste tanpa izin!