Connect with us
Dibaca: 1.380

Politik

Pengamat Komunikasi: Capres 02 untuk Sementara Unggul dari Capres 01

Pengamat komunikasi politik UIN Jakarta, Gun Gun. Ist

SWARARAKYAT.COM – Agenda kampanye terbuka atau rapat umum kedua pasangan calon (paslon) Capres dan Cawapres sudah terlaksana di berbagai kota dan provinsi dan pulau di Indonesia. Publik bisa melihat penampilan dan narasi kedua paslon, serta respon publik atau masyarakat untuk menghadiri acara kampanye tersebut.

Kampanye terbuka dari masing-masing paslon peserta pilpres 2019 menjadi salah parameter untuk menentukan siapa pemenang dalam kontestasi ini.

Baca Juga:   Komentari Video Bahasa Inggris Jokowi dan Prabowo, Netizen ke Jokowi: Mending Pake Penerjemah, Beres!

Baca Juga:   Mantap! TNI dan Polri Gabung Bentengi Umat di Reuni Alumni 212

Pengamat komunikasi politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dr. Gun Gun Haryanto, MSi menyebutkan kampanye terbuka memiliki empat tujuan yang cukup penting.

“Menguatkan narasi, mengontrol opini negatif yang biasanya berhamburan di fase akhir pertarungan. Meneguhkan kepercayaan diri dengan menunjukkan dukungan serta terakhir mengelola tren naiknya tingkat keterpilihan,” ulas Gun Gun, pada Rabu (27/3/2019).

Baca Juga:   Ratna Sarumpaet Sebut Nama Said Iqbal Dalam Penyidikan

Jika melihat empat hari kampanye terbuka atau rapat umum yang digelar oleh para kandidat capres-cawapres, gagasan yang disampaikan kepada masyarakat tidak jauh berbeda dengan gagasan yang selama ini dimunculkan.

Seperti Capres nomor 01 yang menjual program tiga kartu baru yakni Kartu Pra Kerja, Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, serta Kartu Sembako Murah. Tiga kartu andalan itu pernah disampaikan dalam kesempatan debat capres maupun cawapres.

Baca Juga:   Pendukung Jokowi, Tung Desem Waringin Bongkar Kepentingan Bisnis Properti Taipan Dibalik Pembangunan Infrastruktur

Menariknya, dalam momentum rapat umum ini, Jokowi tak lupa menyampaikan narasi soal perlawanannya terhadap berita hoaks. Setidaknya di tiga lokasi kampanye terbuka, Jokowi menggaungkan perlawanan terhadap berita hoaks. Dimulai saat kampanye di Yogyakarta, Serang, dilanjutkan di Malang.

Soal massa peserta rapat umum, di tiap-tiap daerah bervariasi jumlah pesertanya. Tidak ada laporan khusus dari panitia perihal jumlah peserta yang hadir di tiap-tiap lokasi kampanye terbuka. Rapat umum yang dilakukan di Yogyakarta akhir pekan lalu serta di Dumai, Riau, Selasa (26/3/2019) tergolong lebih banyak bila dibandingkan peserta saat rapat umum saat dilakukan di Serang, Banyuwangi, Jember, Malang, termasuk di Aceh.

Baca Juga:   PKS Yakin Dapat Kursi Wagub DKI Sesuai Komitmen Prabowo

Adapun kampanye yang dilakukan Cawapres 01 Ma’ruf Amin lebih banyak dilakukan di komunitas Nahdliyin, basis Ma’ruf Amin.

Sementara paslon nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga masih konsisten di isu seputaran ekonomi seperti persoalan listrik, harga sembako, termasuk persoalan lapangan pekerjaan. Soal jumlah massa yang hadir, panitia acara rapat umum di kubu 02 tergolong paling siap.

Setidaknya kampanye yang terjadi di Makassar, Lombok Mataram, Bali, Merauke, hingga Bandung yang diikuti Prabowo Subianto diikuti oleh massa yang membludak. Padahal, daerah-daerah yang dikunjungi Prabowo tersebut sebelumnya dikenal sebagai basis wilayah Jokowi.

Baca Juga:   Dipicu Kondisi "Global", Rupiah Lemah Tak Kunjung Stabil, BI...?

Tim kampanye Prabowo tergolong siap dengan menyiapkan angle foto dan video yang menarik perhatian massa yang tidak hadir dalam kegiatan tersebut.

Begitu juga kampanye cawapres 02 Sandiaga yang lebih banyak menyasar generasi millenial juga diikuti oleh banyak peserta. Seperti yang terjadi di Lamongan, Sandiaga menggandeng Grup Sabyan Gambus menambah minat kehadiran generasi millenial.

Baca Juga:   Sindir Kasus Habib Rizieq, Banser Tantang Aksi Bela Tauhid di Arab Saudi

Empat hari kampanye terbuka para kandidat capres-cawapres secara kasat mata telah menampilkan performa tim kampanye masing-masing. Termasuk bagaimana respon publik atas sajian materi yang disampaikan masing-masing kandidat. Meskipun, empat hari belum bisa menentukan siapa yang unggul.

Namun kalau dicermati tren yang terjadi di lapangan selama empat hari terakhir ini, tim kampanye paslon nomor urut 02 lebih loyal dan siap dalam menggelar kampanye. Indikator paling nyata soal keterlibatan massa yang massif di semua kota penyelenggaran rapat umum tersebut, meskipun di “kandang” Jokowi. (sta)

Baca Juga:   DPP Golkar dan Caleg DPD Malteng Gelar Pendidikan Politik

More in Politik

error: Dilarang copy paste tanpa izin!