Connect with us
Dibaca: 556

Politik

Pengamat LIPI: PSI Tidak Mencerdaskan Masyarakat Secara Politik

Ketum PSI, Grace Natalie

SWARARAKYAT.COM – Peneliti senior dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Siti Zuhro menilai tindakan PSI memberikan penghargaan (award) kebohongan untuk calon presiden dan calon wakil presiden, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, serta politikus Partai Demokrat Andi Arief, tak etis dan melampaui batas.

Lebih lanjut Siti justru menyarankan PSI semestinya berfokus pada tugas dan fungsinya sebagai partai politik.

“Fungsi partai politik itu melakukan pendidikan politik, mencerdaskan masyarakat secara politik, melakukan agregasi, melakukan artikulasi,” jelas Siti. 

Baca Juga:   Jokowi: Ditangan Pemuda, Bangsa Ini Akan Maju, Netizen: Clear, Bukan Orang Tua

Apalagi sebagai partai baru, menurut Siti PSI seharusnya justru fokus melakukan konsolidasi internal agar memiliki kepastian untuk lolos ke parlemen.

PSI harus melakukan sosialisasi agar segera dikenal dan berupaya membuktikan bahwa partainya pantas menjadi wakil rakyat. 

Baca Juga:   Giliran Ketua DPD PSI Mundur Gegara Pernyataan Grace Natalie

Bahkan secara tegas pengamat politik LIPI ini memperingatkan, inisiatif PSI itu justru berbahaya dan bisa berbalik menyerang dirinya sendiri.

Pasalnya yang dikritik atau lebih parah lagi dilecehkan PSI adalah calon presiden-wakil presiden yang memiliki banyak massa, serta elite partai politik yang sudah mapan. (Ren)

Loading...

Advertisement

Penulis

Advertisement

More in Politik

error: Dilarang copy paste tanpa izin!