Connect with us
Dibaca: 1.848

Nasional

Perihal Foto ‘Porno’ di Medsos, Ali Ngabalin: Benar Itu Saya

Ali Mochtar Ngabalin, Staf Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden. Foto: Twitter

SWARARAKYAT.COM – Publik dikejutkan dengan tersebarnya di medsos foto yang mirip Ali Mochtar Ngabalin. Dia terlihat sedang pose setengah bugil. Ali Mochtar Ngabalin akhirnya buka suara soal foto tersebut.

Dalam foto itu, tampak seorang pria berkacamata dengan tatapan mengarah ke kamera. Dada si pria itu tak ditutupi atasan, pun begitu dengan bagian pinggang ke bawah. Meski demikian, foto itu tak menampilkan keseluruhan tubuh si pria.

Baca Juga:   Kementerian Desa Bekali 500 Pegawai Baru, Eko: Jadilah ASN yang Modern dan Profesional

Baca Juga:   Akun Habib Rizieq dan FPI Ditangguhkan, Ini Tiga Alasan Twitter

Pose setengah bugil itu ramai di media sosial dengan narasi mempertanyakan kemiripan pria di dalam gambar dengan Ngabalin. Begini penjelasan Ali Ngabalin.

Foto ‘Porno’ Ali Ngabalin di akun Twitter.

“Abang sedang mengumpulkan foto-foto, beberapa foto yang mencari foto aslinya kemudian untuk bisa mencocokkan,” kata Ali saat dikonfirmasi, pada Senin (1/4/2019).

Ali lantas bercerita soal kebiasaan habis menyelam dalam suatu ruang ganti khusus lelaki. Menurutnya, ada yang memang mandi menggunakan celana, ada pula yang tanpa sehelai benang pun.

Baca Juga:   Walk Out Dari Acara Kampanye Damai 2019, KPU Minta SBY Sepakati Aturan Main

“Karena kalau kita habis nyelam itu memang di ruangan laki-laki semua itu ada yang kadang mandi telanjang ada yang dengan celana kolor saja,” ucap Ali, seperti dikutip dari Detik.

Dia sendiri tidak ingat kapan persisnya pose seperti dalam foto itu diambil. Lebih jauh, Ngabalin mengungkapkan upaya-upaya pemviralan dirinya dengan narasi-narasi yang menyudutkan.

Baca Juga:   Foto Fadli Zon Diedit Jadi Satpam Penjaga Rumah Habib Rizieq di Mekah Oleh Netizen Ini

Terlepas dari itu, dia mengakui bahwa pria di foto tersebut memang dirinya. Menyadari posisinya saat ini, Ali Ngabalin memandang dia memang harus melakukan klarifikasi.

“Tapi ini, ini perlu dikasih tahu karena memang ini kan 5-6 hari ini kan video viral abang dengan para pendeta itu kan sangat viral banget ya, tersebar di mana-mana ditambah lagi dengan kemarin itu berita bohong tentang pengusiran Abang dari UIN Medan. Karena itu memang ini kita lagi mengumpul bahan, data yang tepat,” urainya.

Baca Juga:   Dipolisikan! Ternyata Akun @bakri_hazairin Kerap Memaki Sejumlah Tokoh yang Kritisi Pemerintahan Jokowi

“Pertimbangannya yang pertama sebagai orang di pemerintah kita mau jalannya pemilu ini harus tenang karena waktunya sangat singkat. Tidak bisa kita menggunakan langkah-langkah yang ekstrem dalam meraih suara dan lain-lain, itu tidak terjadi pada abang karena kalau ini kan terkait dengan pribadi Bang Ali, pribadi Bang Ali,” imbuh Staf Ahli Kedeputian IV KSP itu.

“Makanya kalau dia orang bikin di Twitter tentang ‘Mirip nggak Ngabalin?’. Bukan mirip, itu Ngabalin. Cuma memang posisi foto itu yang saya pikir nanti hanya bisa forensik yang bisa nanti teliti dan itu tidak apa-apa. Saya harus siap untuk bisa melakukan klarifikasi terhadap temuan informasi ini karena ini kan terkait informasi publik yang harus juga didapat,” bebernya.

Foto ‘Porno’ Ali Ngabalin di akun Twitter.

Baca Juga:   Jika Pernyataannya Membela Ratna Sarumpaet, Fadli Zon Siap Dilaporkan

Saat ditanya kapan foto tersebut diambil dan dalam momen apa, Ngabalin mengaku sedang mengumpulka data-data. Yang pasti, dia mengatakan foto itu tak diambil dalam waktu 1-2 hari ke belakang.

Lebih jauh Ngabalin menegaskan dirinya berprasangka baik atas penyebaran foto tersebut. Dia hanya tidak mau publik berasumsi macam-macam terkait pribadinya.

Baca Juga:   Tak Jadi Meluncur di Oktober, #HoaxEsemka Duduki Puncak Tranding Topic

“Bagi Bang Ali sendiri saya berprasangka baik kepada siapa saja baik kepada teman-teman yang menyebarkan atau kepada kawan-kawan di mana saja saya mesti berprasangka baik tetapi saya berhak melakukan klarifikasi itu. Itu sebabnya saya juga harus kasih tahu supaya publik tidak merasa bahwa, jangan mereka memberi penilaian macam-macam terkait diri Bang Ali,” ulasnya.

“Saya mengerti tentang apa yang harus saya lakukan dan dalam usia seperti ini, dalam usia 52 tahun ini insyaallah, dengan izin Allah, kekurangan keterbatasan ada, tapi untuk dijebak saya kira InsyaAllah usiaku sudah tidak masuk dalam orang yang bisa dijebak,” tandas Ali. (ad)

Baca Juga:   Prof. Romli Nilai Bahasa Ustaz Haikal Hassan Tak Beretika, Netizen Balas Begini

More in Nasional

error: Dilarang copy paste tanpa izin!