Connect with us
Dibaca: 148

Ekonomi

Pertamax Tetap Naik, Pengamat Energi: Konsumen Pindah ke Pertalite

Foto: SPBU Pertamina - Kata Data

SWARARAKYAT.COM – Pemerintah resmi menaikkan BBM jenis Pertamax menjadi Rp10.400 perliter. Sebelumnya, harga Pertamax diangka Rp9.500.

Kendati demikian, Pemerintah tidak menaikkan BBM jenis Petralite, namun BBM jenis Premium sempat mengalami kenaikkan, dan satu jam kemudian dibatalkan kembali oleh pemerintah.

Pengamat Energi dari Energy Watch Mamis Setiawan menilai kenaikan Pertamax berdampak pada konsumennya. 

Baca Juga:   Penting! Ini Tiga Keputusan Halaqah Dzurriyah Pendiri NU Tentang Khittah dan Pilpres 2019

Menurutnya, konsumen Pertamax akan pindah ke Pertalite karena selisih harga yang tinggi. Namun ia memastikan, penguna Pertamax tidak akan pidah ke Premium.

“”Kalau kembali ke Premium tidak, sejelek-jeleknya larinya ke Pertalite,” kata Mamis dikutip dari CNNIndonedia, Kamis (11/10/2018).

Alasannya, menurut Mamis, masyarakat sudah mulai memiliki kesadaraan akan kebersihan lingkungan hidup. 

Baca Juga:   Janda 65 Tahun Nikahi Pemuda 20 Tahun Gegerkan Warga di Sulsel

Konsumen juga mulai memahami pengaruh penggunaan Premium kepada tingkat keawetan mesin motor dan mobil.

Hal senada diungkapkan oleh Pengamat Energi ReforMiner Komaidi Notonegoro. Menurutnya, konsumen Pertamax cenderung memilih kembali ke Pertalite ketimbang harus menggunakan Premium.

“Mereka tidak akan pindah langsung ke Premium,” kata Komaidi.

Di sisi lain, konsumen Pertalite bisa saja kembali membeli Premium apabila harga Pertalite naik. Apalagi, lanjut Komaidi, pemerintah telah mewajibkan Pertamina untuk menyalurkan Premium di wilayah Jawa, Madura, dan Bali (Jamali) sehingga ketersediaan pasokan premium di wilayah tersebut terjamin. 

Baca Juga:   Diserang Pendukung Jokowi, Rizal Ramli Sebut Budiman Sudjatmiko Tidak Lulus S1

“Masalahnya kalau Pertalite naik, konsumen Pertalite bisa ke Premium,” kata Komaidi.

Untuk informasi, selain mengerek harga Pertamax, Pertamina juga menaikkan harga Pertamax Turbo menjadi Rp12.250 per literdari Rp10.700 per liter. Selain itu, Pertamina Dex harganya naik dari Rp10.500 per liter menjadi Rp11.850 per liter. Dexlite naik dari Rp9.000 per liter menjadi Rp10.500 per liter dan Biosolar Non-PSO sebesar Rp.9.800 per liter. (SR)

More in Ekonomi

error: Dilarang copy paste tanpa izin!