Connect with us
Dibaca: 116

Ekonomi

Pertumbuhan Ekonomi Tak Sesuai dengan Janji Jokowi, Rusia Dituding Biang Keroknya

Presiden Jokowi - Ist

SWARARAKYAT.COM – Rusia dituding biang keladi pertumbuhan ekonomi yang tidak menyampai 7 persen sebagaimana yang pernah dijanjikan Presiden Jokowi.

“Janji ekonomi tumbuh 7 persen, dapatnya 5,17 persen. Muncul gelombang kekecewaan. Kenapa yang jadi biang keladi hoak dan propaganda Rusia,” kata politik Demokrat Andi Arief di akun Twitter-nya @AndiArief.

Kata Andi Arief, ada dugaan Presiden Jokowi kurang tahu diri dengan menyebarkan hoaks ada propaganda Rusia di saat pertumbuhan ekomi yang tidak mencapai 7 persen.

Baca Juga:   Jubir PA 212 Desak PBB Gelar Munaslub Pencopotan Yusril, Jika Tidak, Ini yang Bakal Terjadi

Kata Andi, kalau cuma pertumbuhan ekonomi 5,17 persen, Ruhut Sitompul yang tidak jelas sekolahnya pasti mudah mencapai angka pertumbuhan ekonomi seperti itu.

Baca Juga:   Jokowi Ingin Tabok Penebar Fitnah PKI, Hasto: Itu Sindiran Halus

Andi mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang hanya 5.17 persen kalah dengan Filipina dan Vietnam. “Presidennya ngapain aja selama ini,” kata Andi. (Sn)

More in Ekonomi

error: Dilarang copy paste tanpa izin!