Connect with us
Dibaca: 105

Ekonomi

Pertumbuhan Ekonomi Tak Sesuai dengan Janji Jokowi, Rusia Dituding Biang Keroknya

Presiden Jokowi - Ist

SWARARAKYAT.COM – Rusia dituding biang keladi pertumbuhan ekonomi yang tidak menyampai 7 persen sebagaimana yang pernah dijanjikan Presiden Jokowi.

“Janji ekonomi tumbuh 7 persen, dapatnya 5,17 persen. Muncul gelombang kekecewaan. Kenapa yang jadi biang keladi hoak dan propaganda Rusia,” kata politik Demokrat Andi Arief di akun Twitter-nya @AndiArief.

Kata Andi Arief, ada dugaan Presiden Jokowi kurang tahu diri dengan menyebarkan hoaks ada propaganda Rusia di saat pertumbuhan ekomi yang tidak mencapai 7 persen.

Baca Juga:   Banyak Warga Jadi Korban Penipuan Rumah Bersubsidi Jokowi, Ini Buktinya!

Kata Andi, kalau cuma pertumbuhan ekonomi 5,17 persen, Ruhut Sitompul yang tidak jelas sekolahnya pasti mudah mencapai angka pertumbuhan ekonomi seperti itu.

Baca Juga:   Pelemahan Rupiah Sudah Di Level Rp.15.000 Per USD, Sri Mulyani Bilang Begini

Andi mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang hanya 5.17 persen kalah dengan Filipina dan Vietnam. “Presidennya ngapain aja selama ini,” kata Andi. (Sn)

Advertisement

Penulis

Advertisement

More in Ekonomi

error: Dilarang copy paste tanpa izin!