Connect with us
Dibaca: 300

Ekonomi

Prabowo Dapat Dukungan, Pakar Telematika: ‘UniCorn’ Potensial Bawa Kabur Uang Dari Indonesia

Capres Prabowo Subianto pada acara debat kedua. Foto: Swararakyat

SWARARAKYAT.COM – Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, khawatir ketika jumlah unicorn atau startup dengan valuasi di atas USD 1 miliar makin banyak, uang yang ada di Indonesia akan lari keluar negeri. Hal tersebut disampaikan dalam debat calon presiden semalam.

Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute Heru Sutadi pun mengamini hal tersebut. Sebab sejauh ini, mayoritas investor startup yang berstatus unicorn di Indonesia berasal dari luar negeri yang berimbas pada komposisi pemegang saham.

Baca Juga:   Soal Prabowo Deklarasi Kemenangan, TKN 01: Itu Terlalu Berlebihan

Unicorn Indonesia sekarang investornya mayoritas berasal dari luar negeri, ini yang akan berimbas pada komposisi pemegang saham. Dampaknya adalah jika ada keuntungan, maka porsi yang dibawa ke luar negeri juga makin besar,” ucapnya paadikutip dari kumparan, Senin (18/2/2019).

Selain itu, menurut Heru yang juga mantan Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), jika startup unicorn melantai di bursa efek dengan Initial Public Offering (IPO), maka dana yang dibawa ke luar negeri bisa jauh lebih besar.

Baca Juga:   Jokowi Curhat Ditekan Suruh Impor Beras, Relawan Tepuk Tangan

“Misal IPO maka dana yang dibawa kembali ke luar negeri juga bisa jauh lebih besar. Itu yang tidak dipikirkan banyak orang,” tegas Heru.

Dia menambahkan selain mengincar keuntungan, investor luar negeri tertarik menanamkan dananya patut diduga juga karena ingin mengetahui analisis big data Indonesia. Sebab analisis big data itu bisa menginformasikan perilaku masyarakat setempat.

Baca Juga:   Ma'ruf Amin Tegaskan Tak Ada Kriminalisasi Ulama di Era Jokowi

“Analisis big data ini nilainya akan sangat besar karena bisa tahu perilaku membeli orang Indonesia, travelling, makanan yang disuka, produk yang laku, dan sebagainya. Itu yang juga menjadi pengundang banyak investor asing masuk ke startup,” katanya.

Prabowo Khawatir Banyak Unicorn Indonesia: Mempercepat Uang Lari ke LN

Capres 02 Prabowo Subianto mengaku khawatir dengan kelahiran startup unicorn di Indonesia. Ia menilai dengan kelahiran unicorn itu bisa mempercepat dana di Indonesia lari ke luar negeri.

Baca Juga:   Kabulkan Permintaan Hima Persis, Presiden Jokowi: Rusun Siap Dibangun Dalam Dua Tahap

“Kalau ada unicorn-unicorn ini saya khawatir ini akan mempercepat uang-uang kita mengalir ke luar negeri. Silakan Anda ketawa, menteri Bapak sendiri bilang ada 11 ribu triliun uang bangsa di luar negeri,” kata Prabowo saat debat kedua Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019).

Pernyataan Prabowo ini menanggapi pertanyaan Jokowi terkait upaya yang akan dilakukan untuk mendukung perkembangan startup di Indonesia. Telebih, 7 unicorn di Asia Tenggara, empat di antaranya berada di Indonesia yakni Go-Jek, BukaLapak, Traveloka, dan Tokopedia.

Baca Juga:   Airlangga Hartarto dan Sri Mulyani Jadi Menteri Andalan Jokowi?

Menurut Prabowo, keberadaan unicorn bisa berbahaya jika tak hati-hati.

“Ini bukan saya pesimistis. Saya ingin menggugah kesadaran. Sistem sekarang memungkinkan uang kita mengalir ke luar negeri,” tegas Prabowo. (sta)

More in Ekonomi

error: Dilarang copy paste tanpa izin!