Connect with us
Dibaca: 165

Pemilu 2019

Prabowo: “Indonesia Hanya Sanggup Bertahan 3 Hari Jika Terjadi Perang”

Visi Misi Capres 2019

Pidato Kebangsaan 'Indonesia Menang' oleh Capres Prabowo di JCC, Senayan, Jakarta Senin (14/01/2019). (Foto: SwaraRakyat)

SWARARAKYAT.COM – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menggelar penyampaian visi dan misi calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dalam Pidato Kebangsaan Senin (14/01/2019) malam.

Penyampaian pidato kebangsaan bertajuk ‘Indonesia Menang’ tersebut juga ditonton oleh para relawan pendukung di seluruh Indonesia dengan nonton bareng langsung.

Dalam pidatonya, Prabowo mengutip pernyataan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu bahwa andaikan di Indonesia terjadi perang maka Indonesia hanya bertahan 3 hari karena peluru hanya cukup untuk perang selama 3 hari.

Baca Juga:   Kampanye di Lebak, Cawapres 01 Ma'ruf Amin Luncurkan 'Hologram Jokowi'

“Saudara-saudara sekalian, bahkan Menteri Pertahanan pemerintahan Jokowi Widodo mengatakan jika Indonesia terpaksa perang hari ini maka kita hanya sanggup bertahan selama 3 hari karena peluru punya kita cukup untuk 3 hari saja”, sebut Prabowo.

Prabowo juga mengatakan bahwa persaingan antar bangsa sekarang begitu keras. Tiap bangsa punya orang miskin. Tiap bangsa merasakan kesulitannya sendiri-sendiri.

“Jangan pernah berharap bahwa bangsa lain akan baik hati dan kasihan sama kita, maka dari itu saudara-saudara Indonesia harus kuat, kokoh dan berdiri diatas kaki kita sendiri,” tegas Prabowo disambut tepuk tangan meriah pendukungnya.

Baca Juga:   Prabowo Terima Donasi Rp460 Juta dari Belasan Pengusaha Tionghoa

Selanjutnya ia mengkritik, apakah keadaan seperti ini yang dinamakan negara yang kuat dan bisa langgeng hingga 1000 tahun akan datang.

“Saudara sekalian, apakah ini yang dinamakan negara yang kuat, apakah ini yang dinamakan negara bisa langgeng hingga 1000 tahun akan datang?” tanya Prabowo di hadapan para pendukung.

Bahkan Prabowo mengkhawatirkan apabila kondisi negara Indonesia seperti sekarang, bertahan selama 10 tahun saja kita sudah susah payah.

Prabowo dan Sandiaga berjanji jika diberi kepercayaan oleh rakyat sebagai Presiden dan Wakil Presiden Indonesia periode 2019-2024 akan membangun angkatan perang yang unggul dan tentara yang kuat tapi setia kepada rakyat dan bangsa Indonesia.

“Tentara rakyat yang setia kepada rakyat dan bangsa Indonesia,” kata Prabowo.

Baca Juga:   Sebelum Debat, Sandiaga Uno Tuai Pujian Warganet, Karena Ini!

‘Ini bukan untuk gagahan tapi agar kita disegani oleh seluruh dunia,” ulas Prabowo.

Oleh karena itu kami akan mencontoh senior kami yang telah berhasil memimpin negara ini selama 10 tahun yakni mantan Presiden SBY.

Pikiran-pikiran yang disampaikan dalam pidato kebangsaan tersebut termasuk salah satu fokus program Prabowo Sandi untuk kedaulatan bangsa yang tertuang dalam dokumen Visi dan Misi Prabowo Sandi yang diterima SwaraRakyat dari media center Prabowo Sandi.

Itulah alasannya mengapa calon presiden nomor urut 02 ini memberi nama Visi Misi nya ‘Indonesia Menang’. Karena ia dan Sandiaga Uno ingin Indonesia menjadi bangsa yang menang dan tidak minta-minta terus kepada bangsa lain. (Ancha)

More in Pemilu 2019

error: Dilarang copy paste tanpa izin!