Connect with us
Dibaca: 390

Politik

PSI dan Gerwani Tolak Poligami, Tetapi Gerwani Diam Saat Soekarno Nikah Lagi

Ilustrasi Gerwani - Foto: Boombastiscom

SWARARAKYAT.COM – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie menyatakan partai yang dipimpinnya tidak akan pernah mentolerir apalagi mendukung praktik poligami.

Mantan presenter berita itu pun dengan tegas melarang seluruh kader, pengurus dan anggota legislatif yang berasal dari PSI untuk praktik poligami.

“PSI tidak akan pernah mendukung poligami. Tak akan ada kader, pengurus, dan anggota legislatif dari partai ini yang boleh mempraktikkan poligami,” kata Grace dalam pidato politiknya di Festival 11, di Jatim Expo International Surabaya, Selasa (11/12), malam.

Baca Juga:   Bupati Cirebon, Kader PDIP Kena OTT KPK, PSI: Parpol yang Gagal Bentengi Kader

Sejarah Gerwani Tolak Poligami

Penolakan praktek poligami tak hanya digaungkan PSI, Gerakan Wanita Indonesia (Gerwani) termasuk salah satu penentang poligami. Gerwani merupakan sebuah organisasi massa yang berafiliasi kepada Partai Komunis Indonesia (PKI).

Isu kesetaraan gender dan poligami merupakan permasalahan yang diperjuangkan organisasi-organisasi perempuan di Indonesia, termasuk Gerwani.

Baca Juga:   Yusril Ajak Umat Islam Berpolitik, Agar Tidak Terpilih Lagi Pemimpin Seperti Saat Ini

Muhadjir Darwin dalam Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Volume 7, Nomor 3, Maret 2004 (283-294) menyebutkan isu poligami muncul ketika Sukarno yang merupakan simbol bapak bangsa dan telah beristri Fatmawati menikahi Hartini.

Loading...
Prev1 of 3

Advertisement

Penulis

Advertisement

More in Politik

error: Dilarang copy paste tanpa izin!