Connect with us
Dibaca: 197

Nasional

Ratna Sarumpaet Ditolak di Batam, Kapolresta: Bisa Timbul Konflik Sosial

Kapolresta Barelang, Kombes Hengki bersama Ratna Sarumpaet. (Boni Bani/JawaPos.com)

SWARARAKYAT.COM – Kehadiran aktivis Gerakan Selamatkan Indonesia (GSI) Ratna Sarumpaet di Batam hanya berlangsung beberapa jam saja. Ia yang tiba di Bandara Internasional Hang Nadim Batam sekitar pukul 14.15 WIB, terpaksa harus kembali meninggalkan Batam sekitar pukul 15.30 WIB.

Kapolresta Barelang, Kombes Hengki menjelaskan, tidak jadinya Ratna Sarumpaet menjalankan kegiatannya di Batam, karena dorongan gelombang penolakan dari berbagai pihak. Sehingga, pihak kepolisian mengambil langkah terbaik dengan mempercepat kunjungan Ratna, bahkan ia hanya berada di Bandara saja.

Baca Juga:   Demo Anies Desak Cabut Izin Reuni 212, Identitas Gerakan Jaga Indonesia Terungkap!

“Kita lihat sendiri di depan (depan pintu keluar bandara) terjadi penolakan dari berbagai ormas. Ini bisa menimbulkan konflik sosial,” kata Hengki seusai mengantar Ratna Sarumpaet menuju pesawatnya Minggu (16/9).

Hengki melanjutkan, upaya kepolisian ini murni karena pertimbangan tetap terjaganya kondusivitas keadaan Kepulauan Riau (Kepri) khususnya Batam.

Baca Juga:   Erwin Raja Unggah Foto Bentangkan Bendera Tauhid di Depan Ka'bah, Netizen: Guntur Romli, Gimana?

Pihak kepolisian juga mempertimbangkan ancaman dari ormas yang menyuarakan akan melakukan tindakan lebih jauh jika Ratna Sarumpaet tetap nekat menjalankan kegiatannya di Batam.

Baca Juga:   Mahfud MD Anggap Skandal Buku Merah Indonesialeaks Hoax

Seperti diketahui, beredar kabar bahwa Ratna Sarumpaet akan menghadiri kegiatan diskusi publik di di Batam tepatnya di Pusat Informasi Haji, Batam Centre, Batam pada Minggu (16/9) sekitar pukul 13.00 WIB. Namun hal tersebut tidak terlaksana karena terjadi penolakan dari berbagai pihak.

“Kita bertindak menengahi karena ada penolakan, kita menjaga agar kondisi tetap aman kondusif,” kata Hengki lagi. (SR/JPNN)

More in Nasional

error: Dilarang copy paste tanpa izin!