Connect with us
Dibaca: 360

Hukum & Kriminal

Saat Polisi Buru Pelaku Penyebar dan Pembuat Video, Netizen Temukan Foto-Foto Ini

Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Maryoto (Foto:Dok Polresta Bogor Kota)

SWARARAKYAT.COM – Polres Garut dibantu Polda Jawa Barat (Jabar) kini mulai memburu pengunggah dan perekam video pembakaran bendera tauhid di alun-alun Limbangan, Garut, pada Senin (22/10).

“Kita sedang melakukan penyelidikan oleh tim siber kita yang merekam dan yang meng-upload sedang dilakukan penyelidikan oleh tim siber kita,” ujar Kepala Polda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto selepas rapat bersama pimpinan daerah di Mapolda Jabar, Selasa (23/10). 

Baca Juga:   Guntur Romli Sebut Sandi Petualang Politik, Netizen: Dia Lagi Nampol Capresnya Sendiri

Menurutnya, saat ini baru ada tiga orang yang diperiksa polisi terkait insiden tersebut. Tiga orang tersebut merupakan terduga pelaku pembakaran. Namun, status ketiga orang yang berinisial A, N, dan F itu masih terperiksa.

“Kita belum berbicara pasal, masih terperiksa statusnya,” kata dia.

Namun saat Polres Garut dan Polda Jabar tengah memburu pelaku perekam dan pengunggah video, seorang netizen justru memperlihatkan bukti foto-foto di lokasi kejadian.

Netizen itu mengunggah foto yang memungkinkan dijadikan pertimbangan dalam penyelidikan Polres Garut dan Polda Jabar. 

Baca Juga:   Tegas! Bawaslu Bakal Panggil Gubernur dan Bupati Se-Riau Terkait Dukungan dan Hadiri Deklarasi Projo

Akun @ZAEffendy yakin dari foto-foto tersebut, pelaku pembuat video adalah oknum Banser sendiri. Hal itu terlihat dari foto Banser tengah memegang HP saat melakukan aksi pembakaran bendera tauhid.

Sampai saat ini, berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi, bendera yang dibakar itu merupakan bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

“Jadi saya ulangi hasil pemeriksaan bahwa bendera yang dibakar itu adalah bendera HTI,” kata Irjen Pol. Agung. 

Baca Juga:   Dosen UIN: Ketika Dahnil Sindir HRS, Sekarang Dia Sedang Difitnah

Untuk menindaklanjuti kasus tersebut, Polda Jabar telah mengundang sejumlah ahli hukum pidana. Besok, Rabu (24/10), rencananya penyidik melakukan gelar perkara untuk kasus tersebut.

“Untuk aspek pidana polda telah berkoordinasi dengan ahli hukum pidana, besok insyaallah siang akan hadir di Polda Jabar untuk melakukan gelar perkara,” kata dia,” kata dia. (Ren)

More in Hukum & Kriminal

error: Dilarang copy paste tanpa izin!