Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Connect with us
Dibaca: 2.853

Kesehatan

Samsul Anwar Ngaku Diperas Usai Diciduk Bawa Istri Orang ke Hotel

Ketua GP Ansor Jepara, Samsul Anwar - Foto: RMOL

SWARARAKYAT.COM – Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Begitulah yang dialami Syamsul Anwar. Pimpinan ormas di Jepara Jawa Tengah itu dilaporkan ke polisi usai tercyduk bawa istri orang ke hotel di Semarang.

Setelah tercyduk, Syamsul Anwar mendapat ancaman kekerasan. Bahkan ia mengaku diperas. Karena itu, Syamsul Anwar berencana melaporkan dugaan pemerasan dan ancaman kekerasan yang dialaminya kepada polisi.

“Tidak menutup kemungkinan kami akan lakukan laporan pencemaran nama baik, presekusi, ancaman pemerasan dan ancaman kekerasan. Terlebih sudah disebarkan di media masa,” ucap kuasa hukum Syamsul Anwar, Taufik Hidayat melalui keterangan tertulisnya kepada RMOLJateng, Rabu (5/12/2018).

Baca Juga:   Video Hot: Ketua GP Ansor Surabaya Minta Polisi Tembak di Tempat Pembawa Bendera HTI

Taufik mengatakan laporan MAA ke polisi mengada-ada. Cerita yang disampaikan MAA ke publik pun sangat janggal dan cenderung mengada-ada.

MAA melaporkan Syamsul Anwar ke polisi karena memergoki ketua ormas di Jepara itu sedang berduaan dengan ES di salah satu hotel di Semarang. ES adalah suami dari MAA.

Dikatakan Taufik, laporan MAA ke polisi ke polisi tidak didasari bukti yang jelas. Bahkan, laporan tersebut baru dibuat seminggu setelah kejadian. Kejadiannya 8 November 2018, tetapi baru dilaprokan ke polisi pada 16 November 2018.

Baca Juga:   Pembakar Bendera Dibebaskan, Kini Polisi Amankan Pembawa Bendera di Garut

“Jika mereka satu kamar mengapa tidak didobrak? Jika MAA menuduh ada hubungan asusila, mengapa tidak dilaporkan polisi saat itu juga?” tegas Taufik.

Taufik menegaskan tuduhan perselingkuhan Syamsul Anwar dan ES adalah fitnah keji. Sebab hubungan keduanya tidak lebih dari persahabatan.

Baca Juga:   Prof. Romli Atmasasmita Tuding HTI Lakukan Gerakan Terselubung di Garut, Netizen: Professor Error

Menurut Taufik, kliennya dan ES sama-sama pengusaha, sehingga tidak jarang mereka saling bertukar informasi terkait urusan bisnis yang digeluti.

“Kalau klien kami dituduh berbuat selingkuh seperti dilaporkan MAA ini jelas fitnah besar,” tegas Taufik.

Dikatakan Taufik, setelah kejadian di hotel, Syamsul menerima banyak ancaman dan upaya pemerasan dari sejumlah pihak.

“Kami sudah mengantongi identitas pihak-pihak yang berupaya melakukan pemerasan klien kami,” kata Taufik seraya menambahkan kliennya sudah lama tidak aktif menjadi anggota ormas. (Ren/Ps)

Advertisement

Penulis

Advertisement

More in Kesehatan