Connect with us
Dibaca: 955

Politik

Sandiaga Hadir di Waduk Cengklik, Pendukung Jokowi Klaim Hasil Pembangunan Jokowi-JK

Sandiaga Uno hadir di wilayah Waduk Cengklik, Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (30/12/2018) - Foto: Twitter @sandiuno

SWARARAKYAT.COM – Kehadiran Sandiaga Uno di Waduk Cengklik Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, mengagetkan warga sekitar. Calon Wakil Presiden nomor urut 02 itu berolahraga, lari pagi di area Waduk Cengklik, Minggu (30/12/2018).

Pantauan SwaraRakyat melalui media sosial Twitter, Sandi mengunggah video dirinya di Waduk Cengklik. Dalam unggahannya, Sandi mengakui kawasan wisata Waduk Cengklik ini ada geliat ekonomi rakyat, dan tercipta lapangan kerja.

“Wilayah Waduk Cengklik ini bukan saja nikmat sebagai tempat berolahraga pagi, tapi kami melihat bahwa ekonomi rakyat menggeliat, serta mampu menciptakan banyak lapangan kerja.” tulis Sandi. 

Baca Juga:   Rocky Gerung: Rezim Tak Punya Ide, Dia Ekspoitasi Kemarahan Publik Lewat Kasus RS

Pengakuan Sandi ini memantik komentar pendukung Jokowi-Ma’ruf. Seakan mendapat angin segar, para pendukung Jokowi serentak berkomentar mengklaim pembangunan Waduk Cengklik hasil karya pemerintahan Jokowi-JK.

Kicauan netizen di unggahan Sandiaga Uno

“Banyak penghuni kolam yang ngaku2 waduk ini dibangun jaman pak mul, 2013 masih masuk got, boro2 mikir waduk, masih cari2 posisi difoto yg pas biar semua simpati, jgn ngaku2 sejarah tdk bisa dihapus dengan BOHONG, apa tdk cape tphari BOHONG, rakyat tahu.” cuit @yudhipp.

“Itu daerah saya, ekonomi menggeliat dari dulu sblm jokowi jadi presiden. Dan banyak potensi lagi yg bisa digali. Tergantung pemerintahnya (pemda maupun pusat),” kicau @milang_miling.

Sandiaga Uno olahraga pagi di Waduk Cengklik, Boyolali, Jatwa Tengah, Minggu (30/12/2018)

Sebagai informasi, Waduk Cengklik dibangun pada tahun 1926-1928 oleh Pura Mangkunegaran dan Pemerintah Kolonial Belanda.

Waduk buatan ini merupakan fasilitas publik dengan membendung sungai yang datangnya dari arah Sambi dan sekitarnya, untuk memberikan pasokan air guna mengairi sawah dan perkebunan milik Pura Mangkunegaran.

Nama Cengklik sendiri itu diambil dari Dukuh pertama yang dimulai menjadi waduk, yaitu Dukuh Cengklik. Waduk dengan luas sekitar 250 hektar ini, pada tahun 1970 masih mampu menampung air sebanyak 17,5 juta meter kubik. (ren)

More in Politik

error: Dilarang copy paste tanpa izin!