Connect with us
Dibaca: 224

Pemilu 2019

Sandiaga Uno Dikejar Fans Perempuan Lalu Histeris, Budiman Sudjatmiko Mengaku Iri

Sandiaga Uno dan Budiman Sudjatmiko - Istimewa

SWARARAKYAT.COM – Budiman Sudjatmiko mengaku iri kepada calon wakil presiden 02 Sandiaga Uno yang membuat fans perempuan sampai histeris.

Juru bicara TKN Jokowi-Maruf itu membuat pengakuan saat menjadi narasumber di Mata Najwa yang mengangkat tema Tancap Gas Jelang Pentas: Di Balik Viralnya Sandiwara Uno (Part 5).

Program ini tayang di YouTube Najwa Shihab pada Rabu (6/2/2019).

Baca Juga:   Rosi Kaget, Gustika Ungkap Pengakuan Ternyata Sandiaga Uno Kerabat Bung Hatta, Ini Silsilahnya

Narasumber dari TKN Jokowi-Ma’ruf selain Budiman Sudjatmiko ada Irma Suryani Chaniago dan Dini Shanti Purwono, sementara di kubu BPN Prabowo-Sandi ada Muhammad Nasir Djamil, Miftah Sabri dan Faldo Maldini.

“Saya sebagai laki-laki harus iri kepada sandiwara Uno karena belum ada perempuan yang histeris kepada saya seperti dia,” ucap Budiman Sudjatmiko.

Budiman Sudjatmiko menyoal pengakuan berdasar potongan tayangan kampanye Sandiaga Uno yang dikejar-kejar ibu-ibu.

Baca Juga:   PPP Kubu Muktamar Jakarta Gelar Mukernas, Kader Teriak "Prabowo Menang"

Di situ ada seorang perempuan bertudung menyalami, melalui jendela, Sandiaga Uno yang sedang duduk di mobil.

Keinginannya bisa selfie bareng Sandiaga Uno terwujud.

“Kalau mau foto di sini,” ujar Sandiaga Uno.

Perempuan itu masih menangis lalu menimpalinya dan berkata, “Saya belum sempat foto sama bapak.”

Sandiaga Uno lalu mengambil ponsel si perempuan itu lalu selfie bersamanya.

Si perempuan tadi mengucap, “Sekali lagi ya.”

Berikutnya muncul potongan berita online mempertanyakan apakah benar perempuan tadi adalah kader PAN.

Baca Juga:   KPU Ingatkan Yusril, Jadi Caleg Tak Boleh Nyambi Sebagai Pengacara

Ada juga foto di satu forum perempuan yang sama sedang selfie dengan latar Sandiaga Uno sedang duduk bersila di panggung.

Di dada kiri perempuan bertudung itu tersemat pin foto Prabowo-Sandi yang sekelilingnya tertulis: “Jawa Barat memilih Prabowo-Sandi.”

Beres tayangan pembuka, host Najwa Shihab lalu bertanya kepada narasumber dari TKN Jokowi-Ma’ruf untuk membuktikan jika Sandiaga Uno bersandiwara dalam kampanyenya.

Budiman Sudjatmiko mengawali menjawab pertanyaan Najwa Shihab dan membuat pengakuan di atas.

Baca Juga:   Seknas Prabowo-Sandi: GNR Salah Alamat, Prabowo Itu Korban Kebohongan Ratna

Ia tersadar dan menyebut perempuan itu ternyata orang yang sudah lama kenal Sandiaga Uno tapi seolah-olah pengagum beratnya.

Politikus PDI Perjuangan ini membuat sindiran tak akan melakukan hal sama kepada orang yang sudah dikenalnya kemudian mendekatinya sambil histeris.

“Saya kok enggak sefakir-fakir itu amat untuk menyuruh orang yang sudah lama saya kenal untuk meminta histeris kepada saya. Saya batalkan apresiasi rasa iri saya kepada dia,” aku Budiman Sudjatmiko.

Najwa Shihab bereaksi lalu bertanya apakah Budiman Sudjatmiko menuding Sandiaga Uno bersandiwara.

Budiman Sudjatmiko kemudian memberikan analisis kedua.

Baca Juga:   KPU Temukan 101 WNA di DPT, 3 Orang Ada di Sumatera Barat

Berdasarkan foto tersebut, ia menilai si perempuan dan Sandiaga Uno seperti sudah lama kenal sebelum si perempuan histeris dan mengejar-ngejar biar bisa selfie bareng Sandiaga Uno.

“Seolah dia melewati perjuangan luar biasa, menangis dan kemudian minta foto. Padahal orang itu sudah biasa di forum satu ruangan,” terang Budiman Sudjatmiko.

Menurut dia, apa yang Sandiaga Uno lakukan tidak genuine atau murni dalam kampanye.

“Sesuatu kecintaan yang tidak genuine menurut saya itu palsu, racun,” beber dia.

Dini Shanti Purwono, jubir TKN Jokowi-Ma’ruf ikut menimpali.

Menurut politikus PSI ini apa yang dilakukan Sandiaga Uno untuk meningkatkan kesadaran publik kepada dirinya sebagai cawapres.

Baca Juga:   Capres Prabowo Janjikan Harga-Harga Bakal Turun Dalam 100 Hari, dan Buru Pencuri Kekayaan Negara

“Di politik kita butuh awareness kemudian menjadi elektabilitas kan. Kalau orang enggak kenal kita bagaimana bisa pilih,” ucap Dini Shanti Purwono.

“Jadi itu memang salah satu cara Bang Sandi untuk meningkatkan awareness kepada dia,” tambah dia.

Kalau memang Sandiaga Uno bersandiwara, Najwa Shihab lalu meminta komentar Budiman Sudjatmiko.

“Tujuannya pertama popularitas di tengah tidak adanya prestasi, di tengah tidak adanya ide orisinial. Hanya ingin mencari kehebohan Jadi orang-orang yang ingin menjadi pahlawan palsu, dan menciptakan fans-fans palsu untuk sebuah,” kata Budiman Sudjatmiko.

Baca Juga:   Sampai Hari Ini, BPJS Kesehatan Masih Defisit

Nasir Djamil dari kubu BPN Prabowo-Sandi tak sepakat dengan analisis Budiman Sudjatmiko tersebut.

“Sandiaga bukan tipikal orang seperti itu menurut saya,” ucap politikus PKS ini.

Miftah Sabri kemudian turut menimpali dan membantah analisis Budiman Sudjatmiko.

Ia mengawalinya dengan menyindir Budiman Sudjatmiko yang sezaman dengan Sandiaga Uno tapi beda nasib.

“Inilah menariknya. Bang Sandi dan Mas Budiman ini satu generasi teman-teman. Tapi di BPN generasinya sudah jadi wapres. Kalau Mas Budiman ngadepin kita jadi jubir,” sindir Miftah Sabri langsung disambut tawa penonton di studio.

Menurut Miftah, foto pertama tentang perempuan yang mengejar Sandiaga Uno agar bisa selfie memang sungguh-sungguh.

“Dia mencoba selfie beberapa kali enggak bisa ketemu. Kalau fans sama idola seperti itu,” aku Miftah Sabri.

Baca Juga:   Jokowi dan PDIP Tidak Akan Menang di Jawa Barat

Ia pun pernah mengalami itu ketika turun ke daerah pemilihannya, menyadari ada fansnya ingini selfie dari jarak dekat tapi tak bisa.

“Setelah dicoba pertama enggak dapat, kedua enggak depat, ketiga enggak dapat kan kelihatan dari jauh. Ketika bisa menghampir dengan jarak privat di mobilnya muncullah histeria,” jelas Miftah Sabri.

“Sama seperti teman-teman artis K-Pop datang ke jakarta. Kalau dia baru keluar selfie. Begitu dekat mobilnya akhirnya histeris. Jadi itu bukan sandiwara,” dia menambahkan.

Miftah Sabri mengaku istilah Sandiwara Uno berawal dari tagar di media sosial yang kemudian digoreng oleh mereka yang berafiliasi dengan pendukung nomor satu.

Baca Juga:   Duh, Akun Caleg PSI Ini Bikin Merinding, Netizen: Bujug Demennya...

“Akhirnya diamplifikasi. Saya sebut saja Bang Erick Tohir sahabat Bang Sandi,” tegas dia. (sta/Tribun)

Tonton selengkapnya di sini:

More in Pemilu 2019

error: Dilarang copy paste tanpa izin!