Connect with us
Dibaca: 108

Nusantara

Staf Khusus Menteri Desa Serahkan Bantuan RMU Untuk BUMDes Lantula Jaya, Kabupaten Morowali

Staf Khusus Menteri Desa, Risharyudi Triwibowo (kedua dari kiri) menyerahkan bantuan RMU di desa Lantula Jaya, Morowali Kamis (21/02/2019). Foto: dok.Kemendes PDTT

SWARARAKYAT.COM – Staf Khusus Kementerian Desa PDTT, Risharyudi Triwibowo menyerahkan bantuan Rice Milling Unit (RMU) ke Desa Lantula Jaya, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah Kamis (21/02/2019).

Penyerahan bantuan langsung diterima oleh kepala desa Lantula Jaya, Adiyono didampingi perangkat desa, disaksikan masyarakat dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Morowali Umar Rasyid.

Rice Milling Unit (RMU) sangat bermanfaat bagi masyarakat Lantula Jaya yang berpenduduk serkitar 1.047 KK. “Kami sangat berterima kasih kepada pak Bowo sudah mendengarkan aspirasi kami dan merelesasikannya, RMU ini sangat berguna bagi kami masyarakat Lantula Jaya yang kebanyakan petani” tutur Adiyono.

Baca Juga:   Tak Disangka, Begini Sosok Misterius Habib Rizieq Dimata Permadi

Staf khusus yang akrab disapa Bowo dalam sambutannya mengatakan bahwa RMU ini nantinya dikelola dengan baik oleh BUMDes degan profit oriented (berorientasi pada keuntungan) dan bisa menambah pemasukan desa, namun harus tetap mengedepankan aspek sosial.

“RMU yang dikelola BUMDes dengan biaya atas kesepakatan warga, meskipun mengejar target keuntungan, tetapi juga mengedepankan aspek sosial”, ujarnya.

Orang dekat Menteri Desa ini menyampaikan bahwa Menteri Desa Eko Sandjojo selalu berpesan, ‘warga desa adalah keluarga bagi kementerian desa’. Oleh sebab itu beliau banyak melakukan terobosan-terobasan untuk mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera.

Baca Juga:   Kupon Sembako Murah Jokowi-Ma'ruf, Koordinator Acara: Sudah Konfirmasi ke Bawaslu, Ini Bukan Pelanggaran

Empat program unggulan Kementerian Desa yaitu: Prokades (pengembangan produk unggulan perdesaan), BUMDes (Badan Usaha Milik Desa), Embung Desa, dan Sarana Olah Raga.

Bowo berharap BUMDes yang ada di Sulawesi Tengah ini bisa  mengahasilkan pandapatan 1 M, 13 M, dan sampai 35 M per tahun, tentunya bagaimana bisa memanfaatkan dana desa dengan baik. Bowo memberi contoh yaitu Kabupaten Tojo Una-Una sukses program Prokadesnya dengan memproduksi jagung.

Perlu diketahui bahwa ada BUMN bernama PT Mitra BUMDes Nusantara yang akan menampung produk-produk dari BUMDes dan semua itu akan di bantu oleh Bank BRI, BNI, Mandiri dan BTN.

Baca Juga:   Triwibowo: Sulawesi Tengah Layak Untuk Daerah Transmigrasi di Kawasan Indonesia Timur

Desa Lantula Jaya ini bisa memanfaatkan potensi air melalui dana desa dan mengembangkannya menjadi minuman kemasan. Kedepannya pemerintah desa bisa kerjasama dengan pemerintah daerah untuk mempromosikan produk Lantula Jaya ke seluruh desa dan kota.

Pemerintah daerah bisa mengintrusikan kepada seluruh instansi untuk bisa menggunakan minuman kemasan buatan desa Lantula Jaya, baik dalam setiap kegiatan-kegiatan dan pertemuan.

Bowo menghimbau agar masyarakat desa untuk bersama sama kembangkan BUMDes, agar bisa menjadi BUMDes percontohan di Sulawesi Tengah dalam hal pendapatan desa pertahun.

Baca Juga:   Mempercepat Pengurangan Stunting Pada Anak Melalui Perbaikan Kualitas Hidup Masyarakat Desa

“Saya ingin BUMDes di Sulawesi Tengah ini berhasil dan menjadi percontohan, karena belum ada satupun BUMDes yang berpendapatan lebih dari 1 M”, tegas Bowo.

Mengakhiri sambutan nya, Bowo mengajak masyarakat desa untuk sadar hukum dan taat hukum melalui paralegal, mempersiapkan generasi muda yang produktif dan memperhatikan pendidikan sejak dini.

Disamping itu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kab. Morowali, Umar Rasyid mengapresiasi bantuan dari Kemendes yang sangat membantu dan diharapkan lebih banyak lagi. Melalui BUMDes, dinas akan melakukan pembinaan secara berkala dan pembinaan kelompok-kelompok masyarakat lainnya. (wan)

More in Nusantara

error: Dilarang copy paste tanpa izin!