Connect with us
Dibaca: 403

Pemilu 2019

Survei LSI, PDIP Unggul Telak dan Catat Sejarah Jawara Pemilu 2019

Megawati Soekarnoputri

SWARARAKYAT.COM – Hasil survei terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menyebutkan bahwa elektabilitas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) masih unggul jauh dari partai lain. PDIP pun diyakini bakal jadi jawara Pemilu 2019 sekaligus mencatat sejarah baru di era reformasi.

Peneliti LSI, Ardian Sopa mengatakan, dari lima kali survei sepanjang Agustus-Desember 2018, PDIP unggul di atas 25 persen.

Misalnya pada Agustus elektabilitasnya sebesar 24,8 persen, September sebesar 25,6 persen, Oktober 28,5 persen, November 25,4 persen dan Desember 27,7 persen.

Baca Juga:   Fakta Kepala Desa Ditangkap yang Disebut Prabowo di Debat, Tapi Jokowi Anggap Fitnah

“Dengan hasil lima kali survei ini, kami bisa mengatakan bahwa PDIP potensial juara pileg 2019 yang akan datang,” ujar Ardian dalam konfrensi pers di Kantor LSI, Rawamangun, Jakarta, Selasa (8/1/2019).

Di posisi kedua ada Partai Gerindra. Namun elektabilitasnya masih jauh dari partai yang dikepalai oleh Megawati Soekarnoputri. Misalnya di Agustus elektabilitas Gerindra sebesar 13,1 persen, September 11,5 persen, Oktober 11,3 November 14,2 persen dan Desember 12,9 persen.

“Sekarang selisih dengan Gerindra 14 persen. Dan selisih ini stabil. Berdasarkan hal ini, kami bisa melihat PDIP potensial menjadi juara pileg,” katanya.

Baca Juga:   Ini Bukti Dugaan KPU Memihak Kepada Salah Satu Paslon

Ardian mengatakan, dengan kemenangan PDIP di 2019 mendatang, maka partai berlogo banteng ini bakal mencetak sejarah baru yakni menang di pemilu secara berturut-turut setelah era Reformasi.

“Karena setelah reformasi belum ada partai yang menang dua kali berturut-turut, Golkar dan Demokrat tidak pernah menang dua periode,” katanya.

Di posisi ketiga ada Partai Golkar. Sepanjang lima kali survei, partai bernuansa kuning ini masih belum bisa menyalip PDIP dan Golkar. Seperti pada Agustus elektabilitas Golkar mencapai 11,3 persen, September 10,6 persen, Oktober ‎6,8 persen, November 9,7 persen, dan Desember 10,0 persen.

Survei LSI ini melibatkan 1.200 orang dan dilakukan dengan metode multistage random sampling. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner. Sementara margin of error survei plus minus 2,9 persen. (Ren)

Advertisement

Penulis

Advertisement

More in Pemilu 2019

error: Dilarang copy paste tanpa izin!