Connect with us
Dibaca: 227

Megapolitan

Tanggap! Beri Bantuan Korban Tsunami, Anies Baswedan Tuai Pujian

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berbincang dengan keluarga korban tsunami Selat Sunda di RSUD Tarakan, Jakarta Pusat, Minggu (23/12/2018) malam - Antara/Ricky Prayoga

SWARARAKYAT.COM – Kepemimpinan Anies Baswedan di DKI Jakarta menuai pujian dari Wasekjen Demokrat, Andi Arief, Selasa (25/12).

Anies dinilai bekerja dengan sepenuh hati melayani rakyat. Hal itu terlihat oleh Andi saat Gubernur DKI Jakarta itu tanggap bencana.

“Cara melihat pemimpin itu tulus bekerja untuk rakyat atau tidak, bisa dilihat saat merespon bencana atau saat krisis.

Baca Juga:   Puluhan Massa Gerakan Jaga Indonesia Demo Anies Cabut Izin Reuni Alumni 212

Kalau hanya soal membelanjakan APBN atau pengeluaran negara semua juga bisa.

Menurut saya @aniesbaswedan jauh lebih bekerja dengan hati di saat bencana.” tulis Andi Arief.

Diketahui, Anies menyatakan Pemprov DKI dalam posisi siap membantu apapun yang dibutuhkan untuk penanganan bencana tsunami Selat Sunda.

“Untuk bantuan, kami selalu mengikuti kebutuhan apa yang diperlukan, kami posisinya siap, tadi pagi kami kirim ambulans dan tim ke sana juga, kita lihat kebutuhan dari Banten. Tim BPBD DKI dan BPBD Banten juga terus berkomunkasi intensif,” ujar Anies di RSUD Tarakan, Jakarta, Minggu (23/12/2018) malam.

Baca Juga:   Ramai Meme Soal Alfateka, Begini Pesan Arie Untung

Selain itu, Anies juga menegaskan pada intinya, pemprov DKI Jakarta mempersiapkan segala sesuatu termasuk rumah sakit untuk menampung korban bencana tsunami yang dievakuasi.

“Intinya kami dalam keadaan siap, termasuk RSUD ini dan mungkin RS lainnya, siap menampung korban, terutama warga Jakarta yang dibawa kembali dari lokasi,” ujar Anies.

Baca Juga:   Tokoh Muda NU: Istilah Bendera Tauhid Pembodohan Publik, Sejak Kapan Tauhid Punya Bendera?

Bahkan Anies menyatakan seluruh pembiayaan baik untuk pengobatan ataupun pemakaman korban warga DKI akibat tsunami Selat Sunda akan digratiskan.

Pemprov DKI mengirimkan puluhan tim medis, 13 ambulans dari RSUD Tarakan, Dinas Kesehatan DKI dan Dinas Pemakaman DKI serta mengirimkan personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan tim SAR untuk membantu proses evakuasi. (Ren)

More in Megapolitan

error: Dilarang copy paste tanpa izin!