Connect with us
Dibaca: 201

Politik

Terinspirasi Prabowo, Aliansi Relawan Jokowi Jakarta Timur Gelar Syukuran

Jokowi dan Prabowo. Ilustrasi

SWARARAKYAT.COM – Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) menggelar syukuran kemenangan Joko Widodo – Ma’ruf Amin atas Prabowo Subianto – Sandiaga S Uno di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Syukuran di kantor sekretariat ARJ, Jakarta Timur, Sabtu (27/4/2019) itu dibarengi pemberian santunan bagi anak yatim.

Penanggung jawab ARJ Haidar Alwi mengatakan, syukuran dan santunan anak yatim itu didasari hasil hitung cepat atau quick count 18 lembaga survei yang menunjukan kemenangan Jokowi – Ma’ruf. “Selain itu, lembaga-lembaga survei yang melakukan quick count juga telah menjawab tudingan kecurangan secara resmi dan transparan kepada publik mengenai fitnah yang di alamatkan kepada lembaga survei,” ujar Haidar.

Baca Juga:   Seluruh Komisioner KPU Dilaporkan ke DKPP Terkait Pelanggaran UU Pemilu

Baca Juga:   Media Ini Suruh Isi Data Pribadi Diberi Hadiah Rp100 Juta, Netizen: Hati-hati! Nyari Data Untuk Suara

Menurut Haidar, dikuti dari JPNN, sejumlah pihak yang menuding lembaga survei curang tidak mampu mengonfrontasi data yang mereka miliki secara resmi dan transparan. Selain itu, katanya, lembaga yang memublikasikan hitung cepat Pilpres 2014 juga pernah menjadi rujukan Prabowo saat mengumumkan hasil Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu.

“Jadi, tidak ada salahnya kami membuat acara syukuran atas kemenangan Jokowi-Amin. Karena track record lembaga survei menunjukkan mereka profesional,” katanya.

Baca Juga:   Prabowo: "Pemerintahan Prabowo Sandi Akan Menjamin Sepenuhnya Kebebasan Pers dan Demokrasi"

Secara khusus, Haidar menyambut positif pelaksanaan Pemilu 2019 yang berlangsung aman dan damai. Namun, Haidar juga menyatakan bahwa setiap pilpres selalu ada pemenang.

“Menang atau kalah dalam pilpres adalah konsekuensi politik. Jadi, mari semua bersihkan hati pikiran untuk tetap menjaga kedamaian demi keutuhan NKRI,” pungkas Haidar. (sta)

Baca Juga:   Mahfud MD Sudah Tentukan Pilihan di Pilpres, Begini Komentar Tompi

More in Politik

error: Dilarang copy paste tanpa izin!