Connect with us
Dibaca: 118

Nusantara

Terlibat Cekcok dengan Anggota TNI, Petugas Parkir Ini Digiring ke Kodim dan Lakukan Ini

Foto: Instagram @riweuh_id

SWARARAKYAT.COM – Lagi-lagi tukang parkir melakukan intimidasi ke pengunjung. Minta jatah (uang) ke pada warga yang parkirmotor di sebuah pasar di Cirebon.

Karena meresahkan, pedagang akhirnya mengadukan kelakuan si tukang parkir ke anggota Kamtibmas dan Babinsa.

Saat didatangi seorang anggota TNI, si tukang parkir bukannya takut atau minta maaf malah berani melawan.

Baca Juga:   Jokowi Hadiri Deklarasi Akbar Ulama Madura di Bangkalan

Si tukang parkir terus memprovokasi anggota TNI dan nyaris terjadi keributan.

Seorang tukang parkir bernyali besar ini sebelumnya sempat terlibat adu mulut dengan seorang anggota TNI.

Kronologis seperti dikutip dari akun Instagram @riweuh_id bermula saat si tukang parkir meminta jatah (uang) lahan parkiran.

Padahal dari informasi yang berkembang, si tukang parkir sudah diberikan jatah bulanan sebesar Rp 500 ribu.

Baca Juga:   Pakar LIPI: Jika Presiden Biarkan TNI/Polri Kembali ke Ranah Sipil, Mengkhianati Cita-Cita Reformasi

Tapi si tukang parkir merasa belum puas dan melancarkan ancaman dan minta uang dengan paksaan.

Insiden ini terjadi pada Minggu (27/1/2019) kemarin dan sempat membuat warga ketakutan.

Menurut keterangan, tukang parkir itu merupakan anggota TNI AL yang sudah dipecat dan sekarang jadi anggota salah satu LSM.

Usai keributan itu, tukang parkir ini langsung digiring ke Kodim dan meminta maaf atas prilaku kasarnya.

Diapit dua anggota TNI dan di hadapan kamera, si tukang parkir akhirnya meminta maaf.

Baca Juga:   OPM Beraksi, Kapolresta Surabaya Pulangkan Paksa 233 Warga Separatis Papua

Berikut petikan permohonan maaf tukang parkir tersebut.

Selamat malam, saya atas nama Rahmat pada hari ini tanggal 27 Januari 2019 pukul 10.45 WIB.

Dengan ini menyatakan minta maaf yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar Kodim 0614 kota Cirebon dan TNI pada umumnya, atas kata-kata kasar saya kepada anggota Kodim 0614 kota Cirebon sehingga merusak citra TNI di masyarakat.

Saya minta maaf yang sebesar-besarnya dan berjanji tidak akan mengulangi lagi.
Saya akan menjaga dan menghormati instansi TNI khususnya Kodim 0614 kota Cirebon dan anggota TNI pada umumnya di manapun berada.

Sekali lagi saya minta maaf yang sebesar-besarnya kepada anggota Kodim 0614 kota Cirebon.
Demikian pernyataan ini saya buat, selamat malam”.

Berikut videonya:

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh 🇷 🇮 🇼 🇪 🇺 🇭 _🇮 🇩 (@riweuh_id) pada

Advertisement

Penulis

Advertisement

More in Nusantara

error: Dilarang copy paste tanpa izin!