Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Connect with us
Dibaca: 33.881

Ekonomi

Terungkap! Komnas HAM: Jokowi dan Kompas Bohong Besar Soal Infrastruktur Papua

Foto: Natalius Pigai bantah klaim Jokowi dan Kompas media

SWARARAKYAT.COM – “Pemerintah Jokowi Bohong Besar, “Berita Membela Gunung dan Bukit” Pembangunan Jalan Trans Papua”. Salah satu surat Kabar terbesar di Indonesia Kompas pada 10/2/2017, memberitakan berita besar tentang keberhasilan insfrastruktur Jalan dan Jembatan dengan judul “Jalan Trans Papua, Menembus Gunung dan Membela Bukit” cukup mengangetkan kami karena selain judulnya sangat bombastis juga seakan2 semuanya adalah benar.

Untuk memberi gambaran yg jelas saya ingin sampaikan bahwa selama kepemimpinan Presiden Joko Widodo saya tidak pernah mengetahui Rancang Bangun Insfrastruktur Jalan dan Jembatan di Papua 2015-2019.

Coba tunjukkan Mana dan berapa kilo meter Ruas Jalan Perioritas dan Mana Ruas Jalan Strategis untuk Konektivitas antar kota/kabupaten, provinsi dan jalan nasional selama 2015-2019? Kami persilakan antar ke Komnas HAM RI, kami menunggu dalam minggu ini untuk menujukkan validitas dan keakuratan data dan anggaran. 

Baca Juga:   Harga Kedelai Dua Kali Naik, Pengusaha Tahu Tempe Mulai Rumahkan Karyawan

Sejauh yang kami amati tidak ada ruas jalan baru yang dibangun kecuali hanya 1 yaitu Jalan Wamena-Nduga yang dibangun oleh Tentara. Hampir semua jalan Trans Papua rusak Parah di Jaman Pemerintahan Jokowi, Jalan Merauke -Boven Digul sebelum Jokowi memimpin hanya ditempu sehari jalan darat sekarang berhari2 atau bahkan hampir seminggu ( lihat gambar dari surat kabar terkemuka di Papua, cenderawasih Post minggu lalu). Dalam catatan kami Pemerintah hanya baru membangun 231,27 kilometer, itupun hanya terlihat Wamena-Nduga. 

Baca Juga:   Program Kewirausahaan Terpadu di Pulo Gadung Terus Menggeliat

Prev1 of 3

Advertisement

Penulis

Advertisement

More in Ekonomi