Connect with us
Dibaca: 1.013

Ekonomi

Tiga Bulan Tunggakan BPJS Rp10,7 M ke RS Harapan Bunda Belum Dibayar, Netizen: Iki Piye Jaenuddin Nachiro?

Foto: dr. Afnizal RS Harapan Bunda, Bandar Jaya, Lampung

SWARARAKYAT.COM – Pemilik RS Harapan Bunda, Bandar Jaya, Lampung, dr. Afnizal mengungkap selama 3 bulan BPJS Kesehatan (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan) menunggak tagihan senilai Rp10,7 miliar kepada pihak RS Harapan Bunda.

Pengakuan dr. Afrizal disampaikan langsung di ruang Cuci Darah RS Harapan Bunda melalui sebuah video yang disebar di media sosial.

“Saya terpaksa harus memviralkan video ini, semoga sampai kepada orang-orang yang menjadi bagian mengambil keputusan. Mulai dari Presiden Republik Indonesia sampai di Komisi IX, dan teman-teman di BPJS,” begitu kata Afnizal.

Baca Juga:   Menko Luhut dan Direktur IMF Serahkan Bantuan: "Kami Tidak Lupakan Lombok"

Selanjutnya, Afnizal menegaskan di ruangan Cuci Darah, bahwa dirinya tidak pernah menghentikan pencucian darah meski belum dibayar BPJS.

“Saya ada di ruangan Cuci Darah. Ini pasien-pasien saya, kami berjuang disini menyelamatkan nyawa dan kami tidak pernah memberhentikan cuci darah walaupun kami sampai hari ini belum dibayar BPJS,” tegas Afnizal.

Baca Juga:   Totalitas Dukung Jokowi, TGB Tegaskan Tidak Ada Kriminalisasi Ulama

“Dan perlu diketahui, sampai hari ini, 3 bulan rumah sakit kami belum dibayar oleh BPJS. Nilainya sekitar 10,7 miliar. Saya harus mengatakan ini, karena saya tidak bisa berpikir lagi. Saya harus bayar pakai apa membeli alat-alat ini,” ujarnya.

Video ini diunggah oleh sejumlah netizen. Berikut videonya:

 (ren)

More in Ekonomi

error: Dilarang copy paste tanpa izin!