Connect with us
Dibaca: 104

Politik

Timses: Jokowi Sangat Siap Ikut Tes Baca Alquran

Arya Sinulingga (Samsudhuha Wildansyah/detikcom)

SWARARAKYAT.COM – Dewan Ikatan Dai Aceh mengundang para calon presiden dan calon wakil presiden untuk mengikuti tes baca Alquran. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin mengatakan capres-cawapres usungannya siap memenuhi undangan itu.

“Kita dari pihak TKN menyatakan Pak Jokowi sangat siap menerima tawaran yang diberikan kawan-kawan Ikatan Dai Aceh,” kata juru bicara TKN Jokowi-Ma’ruf, Arya Sinulingga, dalam keterangan tertulis, Minggu (30/12/2018).

Baca Juga:   Dinilai Sejalan dengan Perjuangan, TGB Resmi Gabung ke NasDem

Arya mengaku memahami aspirasi yang datang dari Dewan Ikatan Dai Aceh itu. Sebab, menurut dia, salah satu syarat menjadi pemimpin di Aceh adalah mampu membaca Alquran.

“Kita harus menghargai, karena ini adalah permintaan dari masyarakat Aceh. Mereka memang dikenal sangat menjunjung ajaran dan melandaskan semuanya dari agama Islam,” tuturnya.

Baca Juga:   Jokowi: Persoalan Ekonomi Hanya Bisa Diselesaikan IMF dan WB, Itu Pandangan Usang, Pengamat: Kok Fasilitasi Pertemuannya di Bali?

Arya mengatakan pihaknya tentu akan membuat kesepakatan bersama tim Prabowo Subianto-Sandiaga Uno terkait undangan ini. Ia menyebut tak ada masalah andai Prabowo menginginkan tes itu diselenggarakan tertutup.

“Bahkan, kalau kubu Prabowo meminta, misalnya, dibuat tertutup dan hanya didengarkan oleh para juri, itu pun kita bersedia,” kata Arya.

Baca Juga:   Navias Tanjung Tulis Surat Terbuka, Kritik Keras Jokowi

Kedua pasangan capres-cawapres 2019, Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandiaga, diundang untuk ikut tes baca Alquran demi mengakhiri polemik soal keislaman para calon. Rencananya, tes membaca Alquran dilaksanakan di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, pada 15 Januari 2019.

“Untuk mengakhiri polemik keislaman capres dan cawapres, kami mengusulkan tes baca Alquran terhadap kedua pasangan calon,” kata Ketua Dewan Pimpinan Ikatan Dai Aceh Tgk Marsyuddin Ishak di Banda Aceh, Sabtu (29/12). (asra/dtk)

More in Politik

error: Dilarang copy paste tanpa izin!