TKN Fanta Law Prabowo-Gibran Gelar Bincang Santai Bertema Hukum dan Ekonomi

FOTO: Tim Kampanye Nasional (TKN) Fanta Law Prabowo-Gibran menggelar bincang santai bertema Hukum dan Ekonomi (Sumber: SR/Bayu)

SWARARAKYAT.COM – TKN Fanta Law Prabowo-Gibran menggelar Bincang Santai yang bertajuk Aspek Hukum dan Ekonomi terkait Penerapan Hilirisasi di Indonesia.

Acara ini dilaksanakan di Fanta Headquarter, Jl. Surabaya No. 45, Jakarta pada Rabu (20/12) siang.

Didapuk sebagai narasumber dalam acara ini Praktisi Hukum sekaligus Komandan Fanta Law, Andi Ryza Fardiansyah, Irvan Nugroho Wicaksono selaku Koordinator Kajian Isu Strategis TKN Fanta Law, dan Ginka Ginting selaku Koordinator Relawan BISON.

Mengawali diskusi, Irvan Nugroho Wicaksono menuturkan terkait dasar-dasar hukum hilirisasi dan dampaknya untuk Indonesia di masa depan.

“Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009 sampai Peraturan Menteri ESDM Nomor 11 Tahun 2019 telah mengatur proyek hilirisasi. Terlepas daripada itu, hilirisasi adalah satu konsekuen Indonesia menuju bangsa yang maju,” kata Irvan.

Ia juga menjelaskan bagaimana Indonesia mesti keluar dari Middle Income Trap sebagai salah satu syarat menuju negara maju.

“Ada beberapa strategi untuk mencegah Indonesia masuk kedalam Middle Income Trap yakni meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan membangun infrastruktur yang berkualitas,” tambah Irvan.

Pada kesempatan yang sama, Andi Ryza Fardiansyah menganalogikan keberpihakan hilirisasi terhadap kemajuan suatu bangsa kedepan.

“Misal, kalau kita hanya menjual beras, value-nya tidak sebesar jika beras tersebut kita jadikan nasi, lalu nasinya kita jadikan nasi goreng,” tutur Lawyer yang akrab disapa Ryza.

“Hilirisasi merupakan cara yang dilakukan untuk meningkatkan sebuah produk menjadi lebih benilai, sekaligus strategi untuk meningkatkan nilai tambah pada komoditas sumber daya alam yang dimiliki Indonesia,” imbuhnya

Sebagai narasumber, Ginka Ginting juga menambahkan bahwa hilirisasi merupakan rentetan perjalanan yang diwariskan pemerintah bagi anak-anak muda mendatang.

“Keberpihakan hilirisasi terhadap anak muda tentu bis akita lihat dari bertambahnya lapangan kerja dan memperbanyak industri padat karya di negara kita. Hilirasi merupakan milestone bagi kita untuk menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Ginka.

Acara berlangsung hingga sore hari dan ditutup dengan tanya jawab oleh narasumber dan peserta Bincang Santai sekaligus foto bersama.(fta)