Connect with us
Dibaca: 710

Politik

Ustadz Sambo Nilai Tim Jokowi Anti Tauhid Karena Masalah Ini

Juru kampanye BPN Prabowo-Sandi, Ustad Sambo. Ist

SWARARAKYAT.COM – Juru Kampanye Badan Pemenangan Nasional (BPN), Ustaz Ansufri Idrus Sambo, menuding kubu Joko Widodo-Ma’ruf Amin membenci Tauhid atau keesaan Tuhan. Indikasinya terlihat dari kubu yang lebih suka menggunakan jari jempol dibandingkan telunjuk sebagai simbol nomor urut 01.

Jari telunjuk ke atas kerap diidentikkan dengan simbol Tauhid di kalangan umat Islam.

“Mau begini (acungkan jari telunjuk) tak enak juga. Mereka (tim Jokowi-Maruf) benci tauhid. Kan mereka benci Tauhid. Coba lihat sekarang ada enggak mereka begini (acungkan jari telunjuk)?,” ujar Ustaz Sambo sambil mengacungkan jari telunjuk saat menyampaikan tausiah pada acara Doa Bersama Eksponen Al-Azhar di Jakarta, Sabtu (30/3/2019).

Baca Juga:   Arsul Sani Nilai Capres Prabowo Minim Data Tentang Pembangunan Papua

Baca Juga:   Luhut Panjaitan: Jokowi Rajin Ibadah, Sholat Jumat Hingga 4 Rakaat

Pada saat pengundian nomor urut beberapa bulan lalu, Ustaz Sambo menuding tim sukses (timses) Jokowi-Maruf mengincar nomor 02 agar bisa menggunakan semboyan dua periode.

Pada saat pengundian nomor urut, Ustaz Sambo menyebutkan anggota tim Jokowi-Maruf tidak membawa selebaran kertas 01, tetapi membawa 02.

Baca Juga:   Sindir Perjanjian Batu Tulis, Pengamat: Prabowo Sukses Antarkan Jokowi Jadi Gubernur DKI, Mega Malah Khianati

“Kami siap nomor 01, siap nomor 02. Mereka (timses Jokowi) tidak siap nomor 01 karena mereka yakin mereka nomor 02,” ujarnya.

Karenanya, Ustaz Sambo menilai nomor urut 02 pasangan Prabowo-Sandi merupakan bentuk campur tangan langit.

Baca Juga:   Video! Pengurus dan Relawan Projo Se-Kabupaten Bogor Pindah Dukung Prabowo-Sandi

Dihubungi terpisah di hari yang sama, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf, Ace Hasan Syadzili membantah tudingan tersebut.

Menurutnya tidak ada hubungan antara urusan penomoran dalam pemilihan presiden (Pilpres) dengan Tauhid.

Baca Juga:   Ternyata Prabowo Hanya Saksi, Kasus Kerusuhan dan Penculikan 98 Tanggungjawab Wiranto

“Otak dan pikiran Ustadz Sambo ini harusnya diluruskan dulu. Kita jangan mencampur adukan urusan tanda atau nomor urut dalam Pilpres dengan sikap keagamaan kita,” ujar Ace, seperti dikutip dari CNNI.

Menurut Ace, ketauhidan seseorang bukan pada telunjuk jari, namun terlihat dari sikap dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai Ketuhanan.

Baca Juga:   Sandiaga Uno Dikejar Fans Perempuan Lalu Histeris, Budiman Sudjatmiko Mengaku Iri

“Menjalankan perintah Allah seperti salat, puasa, dam menjauhi larangan Tuhan serta perilaku akhlakul karimah,” ujarnya.

Senada dengan Ace, anggota tim sukses Jokowi-Maruf Arya Sinulingga bingung persoalan nomor urut diperdebatkan.

Arya menjelaskan tim Jokowi-Maruf menggunakan jempol sebagai pembeda dengan kampanye partai maupun calon anggota legislatif yang memiliki nomor urut 1.

Baca Juga:   Ekspresi Luhut Terkesan Emosi Saat BPN Memprotes KPU, TKN: Luhut Suaranya Memang Keras, Bukan Marah

“Mereka semua umumnya pakai telunjuk,” ujarnya.

Selain itu, Arya meyakini Maruf yang memiliki latar belakang ulama juga turut memberikan pertimbangan.

“Kenapa harus khawatir? Apa karena takut jempol sesuatu yang mantap dan oke,” ujarnya. (sta)

Baca Juga:   Luncurkan Indeks Kerawanan Pemilu 2019, Bawaslu Harap IKP Bisa Antisipasi Kerawanan

More in Politik

error: Dilarang copy paste tanpa izin!