Connect with us
Dibaca: 259

Selebritis

Usul Rocky Gerung Tidak Dipenjara, Iwan Fals: Nanti Tidak Ada yang Dungu-dunguin Kita Lagi

Rocky Gerung

SWARARAKYAT.COM – Musisi Iwan Fals turut mengomentari pemeriksaan terhadap pengamat politik Rocky Gerung. Hal itu disampaikan Iwan melalui akun Twitter miliknya.

Iwan Fals mengusulkan agar Rocky Gerung tidak dipenjarakan. Menurutnya, akan rugi memenjarakan Rocky Gerung.

Lantaran nantinya tidak ada yang mengkritik seperti Rocky Gerung. Iwan pun memuji Rocky Gerung sebagai orang yang pandai.

“Klo menurut saya sih, janganlah memenjarakan Rocky Gerung, nanti kita rugi sendiri, gak ada pesta, gak ada yg d**g*2in kita lagi,

dia kan orang pandai, senang naik gunung & senang warna abu2, ini sekedar usul lo….

Hehe “kita”…ya saya dan kamulah, masak “kami”, pie to, tapi gak apa2lah wong d**g* kok, bijimaneeee,” tulisnya.

Kicauan Iwan Fals

Diketahui pada Kamis (31/1/2019) lalu, Rocky Gerung telah mendapatkan pemanggilan atas kasus dugaan penistaan agama yang ditujukan padanya.

Namun, ia tidak menghadiri panggilan itu dan akhirnya datang memenuhi panggilan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, pada Jumat (1/2/2019).

Rocky Gerung datang didampingi kuasa hukumnya Haris Azhar sekitar pukul 16.00 WIB.

Saat dimintai tanggapan oleh wartawan, Rocky Gerung sempat menolak.

Baca Juga:   Dukung Oposisi, Rocky Gerung: Itu Cara Sehat Dalam Berpolitik

“Entar aja deh, ngomongnya setelah ke dalam” kata Rocky Gerung, dikutip dari WartaKotaLive.com, Jumat (1/2/2019).

Namun, Rocky Gerung akhirnya menjawab saat sejumlah wartawan tanyakan soal alasan dirinya baru dimintai keterangan penyidik atas pelaporan dugaan tindak pidana yang sudah dilaporkan sejak April 2018 lalu.

“Ada manipulasi. Setiap penundaan, itu ada manipulasi, rumusnya begitu,” ucap Rocky.

Rocky Gerung dilaporkan ke polisi oleh Jack Boyd Lapian terkait omongannya ‘Kitab Suci adalah Fiksi’ saat jadi narasumber dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC), 10 April 2018 lalu.

Jack Boyd Lapian menganggap Rocky Gerung telah melanggar Pasal 156 Huruf A Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP dugaan tindak pidana penistaan Agama.

Advertisement

Penulis

Advertisement

More in Selebritis

error: Dilarang copy paste tanpa izin!