Connect with us
Dibaca: 31.572

Politik

Yusril Ajak Umat Islam Berpolitik, Agar Tidak Terpilih Lagi Pemimpin Seperti Saat Ini

Foto: Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra

SWARARAKYAT.COM – Pidato Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra pada Pembukaan Kongres Umat Islam, di Sumatera Utara (Sumut), 30 Maret 2018 lalu kembali ramai diperbincangkan.

Saat itu Yusril mengajak dan menghimbau umat Islam untuk peduli terhadap dunia politik dan tidak lagi memandang politik itu kotor.

“Saya mengajak dan menghimbau umat Islam seluruhnya, jangan ada lagi yang mengatakan ‘Kami tidak mau ikut politik’, dengan alasan Islam itu suci, Politik itu kotor. Jangan dicampuradukkan,” tegas Yusril.

Baca Juga:   Prof. Yusril: HTI Masih Ada dan Bukan Ormas Terlarang

Yusril membeberkan ketidakpedulian terhadap politik akan beresiko kekuasaan diambil oleh pihak lain. Yusril mencontohkan nasib yang dialami Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang telah dibubarkan pemerintah

“Terjadilah apa yang kemudian dialami HTI. Dulu diajak Politik tidak mau, dengan alasan ‘Kami hanya mau khilafah’. Yang ada sekarang thogut. Lalu ndak mau nyoblos. Ndak mau ikut Pemilu,” bebernya.

Baca Juga:   Mahfud MD Nilai Pasangan Prabowo-Sandi Perpaduan Antara Kecerdasan dan Ketegasan

Begitu Jokowi terpilih menjadi Presiden, kata Yusril, lalu Jokowi menerbitkan selembar surat pembubaran HTI.

“Dan HTI pun cuma bisa melongo. Ndak bisa berbuat apa-apa. Saya bilang pada tokoh HTI ‘Segudang kepintaran itu tidak ada artinya dibanding segenggam kekuasaan,” ujar Yusril.

“Presiden itu, walaupun orangnya goblok (tidak menyebut nama), tapi segoblok-gobloknya dia, dia itu Presiden,” terang Yusril.

Baca Juga:   Jubir TKN Jokowi: Yusril Ingin Bersama Kita di Pilpres 2019

Kemudian Yusril mengisahkan pengalamannya di masa Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Prev1 of 3

More in Politik

error: Dilarang copy paste tanpa izin!