Connect with us
Dibaca: 264

Politik

Yusril Ajak Umat Islam Berpolitik, Ratna Diminta Gabung Jokowi, Alfateka

Kaleidoskop 2018

Foto: Kolase SwaraRakyat

SWARARAKYAT.COM – Sejak mengudara pada September 2018, berita SwaraRakyat yang menjadi pusat perhatian publik terkait pernyataan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, kebohongan Ratna Sarumpaet, dan Alfateka ala Presiden Jokowi.

Diberitakan, Yusril Ihza Mahendra (YIM) pada Pembukaan Kongres Umat Islam, di Sumatera Utara (30/3/2018) mengajak dan menghimbau umat Islam untuk peduli terhadap dunia politik dan tidak lagi memandang politik itu kotor.

“Saya mengajak dan menghimbau umat Islam seluruhnya, jangan ada lagi yang mengatakan ‘Kami tidak mau ikut politik’, dengan alasan Islam itu suci, Politik itu kotor. Jangan dicampuradukkan,” tegas Yusril.

Baca Juga:   Israel Serang Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Begini Tanggapan Jokowi

Yusril membeberkan ketidakpedulian terhadap politik akan beresiko kekuasaan diambil oleh pihak lain. Yusril mencontohkan nasib yang dialami Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang telah dibubarkan pemerintah.

Begitu Jokowi terpilih menjadi Presiden, kata Yusril, lalu Jokowi menerbitkan selembar surat pembubaran HTI.

“Dan HTI pun cuma bisa melongo. Ndak bisa berbuat apa-apa. Saya bilang pada tokoh HTI ‘Segudang kepintaran itu tidak ada artinya dibanding segenggam kekuasaan,” ujar Yusril.

“Presiden itu, walaupun orangnya goblok (tidak menyebut nama), tapi segoblok-gobloknya dia, dia itu Presiden,” terang Yusril.

Baca: Yusril Ajak Umat Islam Berpolitik, Agar Tidak Terpilih Lagi Pemimpin Seperti Saat Ini

Kebohongan Ratna

Kabar penganiayaan Ratna Sarumpaet menjadi isu hangat selama beberapa minggu terakhir. Seluruh media menguliti seorang Ratna yang dikenal sangat kritis terhadap pemerintahan Jokowi.

Sejak terungkap kebohongan dalam kasus penganiyaan, Ratna mundur dari Timses Prabowo-Sandi. Mundurnya Ratna dari Timses, sekaligus diberhentikan oleh Prabowo.

Berita Ratna yang banyak dibaca dan menjadi perhatian publik adalah saat kelompok relawan Jokowi dari Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat) menaruh empati kepada Ratna.

Almisbat Sumut melalui Ketuanya, Sahat Simatupang mengajak Ratna bergabung, masuk dalam barisan relawan Jokowi.

Baca: Dipecat Prabowo, Relawan Jokowi Tawarkan Ratna Sarumpaet Bergabung

Alfateka Jokowi

Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXVII di Kota Medan pada Minggu (7/10) diwarnai kejadian lucu. Saat Presiden Jokowi mengajak kepada semua yang hadir dalam acara tersebut untuk membacakan Al-Fatihah bagi korban bencana alam.

Video Presiden Jokowi saat membuka MTQ itu menjadi perbincangan publik lantaran Presiden Jokowi menyebut Alfatihah menjadi Alfateka.

Baca: Pembukaan MTQXXVII, Jokowi: Ala Hadihiniat, Alfateka, Peserta MTQ Ketawa: Alfatihaah!

Itulah tiga topic berita yang menjadi tranding di SwaraRakyat selama September hingga Desember. Selanjutnya, redaksi SwaraRakyat mengucapkan “Selamat Tahun Baru” bagi seluruh pembaca setia SwaraRakyat.

Semoga 2019, kita menyongsong kehidupan yang lebih baik, dan sukses dalam segala hal. Terimakasih! (ren)

Advertisement

Penulis

Advertisement

More in Politik

error: Dilarang copy paste tanpa izin!