Akademisi Indonesia di Inggris Desak Perombakan Kabinet dan Reformasi DPR

Swararakyat.com, London – Sejumlah akademisi Indonesia di Britania Raya mendesak Presiden Prabowo Subianto segera melakukan perombakan kabinet menyeluruh dan menuntut reformasi total di tubuh DPR RI.

Dalam pernyataan tertulis, Selasa (2/9/2025), mereka menilai kabinet saat ini dipenuhi menteri yang gagal, tidak kompeten, terlibat konflik kepentingan, hingga tersangkut kasus korupsi. Kementerian dan lembaga di bidang ekonomi, keuangan, agraria, kesejahteraan sosial, serta keamanan menjadi sorotan utama.

Selain itu, DPR juga dikritik karena dianggap kurang transparan, sering meloloskan kebijakan yang menambah kesenjangan sosial, serta menerima tunjangan yang dinilai tidak proporsional. “DPR perlu meninjau ulang remunerasi yang jauh di atas gaji minimum masyarakat, dengan patokan yang lebih adil terhadap PDB per kapita,” tulis mereka.

Para akademisi juga mengecam praktik pembagian jabatan politik di BUMN dan lembaga negara, serta menuntut penghentian kekerasan aparat kepolisian terhadap demonstran. Pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas kekerasan diminta mundur.

Pernyataan tersebut ditandatangani 16 akademisi Indonesia yang kini berkiprah di berbagai universitas di Inggris, termasuk University of Edinburgh, University College London, SOAS University of London, dan University of Cambridge. (*)