Jakarta – Sejumlah pengendara di Jakarta mulai mengeluhkan hilangnya bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Alih-alih menemukan nozzle hijau khas Pertalite, masyarakat justru mendapati identitas baru pada SPBU tersebut dengan label “SPBU Signature”.
Fenomena ini terlihat di beberapa titik strategis di ibu kota, di mana SPBU tersebut kini hanya menyediakan BBM non-subsidi kelas atas seperti Pertamax, Pertamax Turbo, dan Dex Series.
Perubahan ini memicu tanda tanya di kalangan pengguna kendaraan roda dua dan angkutan umum yang selama ini bergantung pada BBM penugasan tersebut.
Menanggapi hal ini, pihak Pertamina menjelaskan bahwa label SPBU Signature merupakan bagian dari strategi korporasi dalam melakukan segmentasi pasar.
SPBU dengan label ini dirancang khusus untuk melayani kendaraan modern yang membutuhkan spesifikasi bahan bakar berkualitas tinggi sesuai standar pabrikan, guna mendukung performa mesin yang lebih optimal dan ramah lingkungan.
Meskipun layanan Pertalite dihapus di titik-titik “Signature” tersebut, Pertamina memastikan bahwa penyaluran BBM subsidi tetap tersedia di SPBU reguler lainnya yang lokasinya saling berdekatan.
Langkah ini dipandang sebagai upaya secara bertahap untuk mendorong penggunaan BBM yang lebih bersih, sekaligus memastikan penyaluran subsidi lebih tepat sasaran bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Pemerintah dan pihak terkait pun terus mengimbau masyarakat untuk mengecek ketersediaan jenis BBM melalui aplikasi resmi guna menghindari antrean atau kekosongan saat pengisian di area-area tertentu.
Secara visual, SPBU Signature biasanya memiliki tampilan yang lebih modern dan premium dibandingkan SPBU reguler. Perbedaan yang paling mencolok seringkali terlihat pada papan informasi (totem) di bagian depan dan area dispenser yang lebih bersih serta tertata, dengan fokus utama pada produk-produk non-subsidi seperti Pertamax Series.
Beberapa SPBU di wilayah Jakarta, seperti di area COCO (Company Owned Company Operated), sudah mulai mengadopsi konsep ini untuk menyasar segmen kendaraan kelas menengah ke atas.(red)
Pertalite Hilang di SPBU, Pertamina Beri Label SPBU Signature













