Jakarta, Swararakyat.com – Di tengah tantangan promosi yang semakin berat bagi musisi tanah air, Intimate Mini Concert hadir sebagai platform baru untuk membantu artis memperkenalkan single terbaru melalui panggung off-air yang lebih dekat dan personal dengan penonton.
Program ini digagas oleh Ryan AS, penggiat ekosistem musik yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Imarindo DKJ, serta aktif di DPP AKSI, DPP Gekrafs, dan Baramuda-08. Ryan selama ini dikenal sebagai Executive Producer, Music Producer, Composer, dan Steering Committee sejumlah event seperti Tangsel MusicNation dan Jakarta MusicNation.



Solusi Minimnya Ruang Promosi Musisi
Ryan menyebut banyak musisi baik dari label besar maupun indie semakin kesulitan mempromosikan karya karena tingginya biaya dan minimnya ruang di media TV, radio, hingga platform digital.
“Intimate Mini Concert bukan sekadar pertunjukan. Ini tentang kedekatan, cerita, dan ruang bagi musisi untuk menyampaikan karya tanpa jarak,” kata Ryan AS.
Sudah Bergulir, Siap Hadir Setiap Minggu
Kini Intimate Mini Concert akan menggelar Vol. 3 pada hari Minggu (30/11/2025) di LET’S GLOW Lounge & KTV, PGC Jakarta Timur.
Program ini direncanakan hadir minimal sekali setiap minggu, sekaligus menggelar roadshow ke delapan kafe di Jakarta untuk memberi ruang lebih luas bagi musisi tampil dan mempromosikan single terbaru mereka.
Mendorong Pertumbuhan Ekosistem Musik
Intimate Mini Concert bertujuan:
Menjadi ruang promosi single terbaru musisi.
Menghadirkan pertunjukan live musik off-air yang konsisten.
Meningkatkan interaksi langsung antara artis dan penonton.
Menggerakkan engagement dan pertumbuhan sosial media musisi.
Menurut Ryan, setiap lagu membawa cerita yang harus sampai ke telinga pendengar. “Kami ingin memastikan cerita itu tersampaikan tanpa sekat,” ujarnya.
Ruang Hangat untuk Musik Tanpa Jarak
Program ini dihadirkan oleh Kita Bikin Cerita (Event Organizer) sebagai upaya membuka ruang kreatif baru yang mendukung pertumbuhan ekosistem musik lokal melalui pertunjukan off-air yang intimate, hangat, dan berkelanjutan. (*)













