Jakarta, Swararakyat.com – Pusat Ekonomi dan Bisnis Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (PEBS FEB UI) menerima kunjungan langsung delegasi Hong Kong Securities & Futures Professionals Association (HKSFPA) dalam rangka memperkuat kerja sama internasional di bidang pembelajaran (learning), pengembangan kapasitas, dan literasi keuangan syariah antara Indonesia dan Hong Kong.


Delegasi HKSFPA yang dipimpin Chairman HKSFPA, Mofiz Chan, serta didampingi perwakilan Hong Kong Trade Development Council (HKTDC), melakukan kunjungan luring (offline) ke PEBS FEB UI pada 21 Mei 2026. Kunjungan ini bertujuan mempererat hubungan kelembagaan sekaligus menjajaki berbagai program kolaborasi untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dan literasi keuangan syariah di kedua negara.
Dalam pertemuan tersebut, PEBS FEB UI dan HKSFPA membahas rencana pengembangan Islamic Finance Course serta berbagai program pelatihan bersama bagi akademisi, praktisi, dan profesional industri jasa keuangan. Program ini diharapkan menjadi sarana transfer pengetahuan mengenai konsep, regulasi, instrumen, dan praktik keuangan syariah di tingkat internasional.
Selain itu, kedua pihak juga mengeksplorasi peluang kerja sama dalam penyelenggaraan seminar, pelatihan profesional, program sertifikasi, serta pengembangan riset bersama. Melalui kolaborasi ini, PEBS FEB UI dan HKSFPA berupaya membangun ekosistem pembelajaran yang mampu memperkuat kompetensi profesional dan memperluas literasi keuangan syariah lintas negara.
Selama kunjungan, delegasi HKSFPA mengikuti mini campus tour di lingkungan FEB UI untuk mengenal lebih dekat aktivitas akademik, riset, dan berbagai inisiatif pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang dijalankan PEBS FEB UI. Kegiatan ini juga menjadi sarana pertukaran pandangan mengenai perkembangan industri keuangan syariah di Indonesia dan Hong Kong.
Sebagai bagian dari rangkaian agenda, PEBS FEB UI mendampingi delegasi HKSFPA melakukan kunjungan ke Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI). Kunjungan tersebut memberikan pemahaman mengenai perkembangan pasar modal syariah Indonesia sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam penguatan kapasitas profesional, edukasi investor, dan peningkatan literasi pasar modal syariah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Penguatan Kerja Sama Ekonomi dan Keuangan Syariah antara Indonesia dan Hong Kong” yang diselenggarakan PEBS FEB UI bekerja sama dengan IFG Progress. Forum tersebut menjadi ruang dialog strategis yang mempertemukan pemangku kepentingan dari Indonesia dan Hong Kong untuk membahas peluang penguatan kerja sama pasar modal syariah, investasi lintas negara, pengembangan kapasitas profesional, dan literasi keuangan syariah.
FGD ini turut melibatkan sejumlah instansi dan lembaga strategis dari Indonesia, antara lain Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI), PT Indo Premier Sekuritas, serta IFG Progress. Dari Hong Kong, forum ini dihadiri oleh Hong Kong Securities & Futures Professionals Association (HKSFPA) dan Hong Kong Trade Development Council (HKTDC).
Kolaborasi antara PEBS FEB UI dan HKSFPA diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat hubungan Indonesia–Hong Kong sekaligus mendukung pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah yang lebih inklusif, kompetitif, dan berkelanjutan. (*)













