SWARA RAKYAT – LAHAT – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Lahat yang ke-157, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lahat menggelar Rapat Paripurna Ke-9 Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2026. Acara yang berlangsung sakral dan khidmat ini dilaksanakan di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Lahat, Rabu (20/5/2026) pukul 09.00 WIB.
Rapat Paripurna Istimewa ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Lahat, Fitrizal Homizi, S.T., M.Si., M.M. Momen ini menjadi pijakan penting untuk refleksi sejarah sekaligus penegasan komitmen bersama dalam memajukan Bumi Seganti Setungguan di masa depan.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh jajaran tokoh nasional, mantan pejabat, serta kepala daerah se-Sumatera Selatan. Tampak hadir Gubernur Sumatera Selatan beserta istri, Bupati Lahat beserta istri, Wakil Bupati (Wabup) beserta suami, hingga unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) beserta pasangan.
Hadir pula para Staf Ahli, Asisten, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kabag, serta jajaran kewilayahan mulai dari Camat, Sekdin, Sekcam, Lurah, Kabid, hingga Kepala Desa (Kades) bersama pasangan. Tokoh Agama (Toga), Tokoh Masyarakat (Tomas), serta kepala instansi vertikal turut menyemarakkan jalannya acara. Demi memastikan seluruh rangkaian protokoler berjalan tertib, lancar, dan aman, jalannya persidangan dikawal ketat oleh tim Protokol DPRD Lahat.
Fokus Pembangunan Berbasis Desa & Program Kampek
Dalam pidatonya, Bupati Lahat Bursah Zarnubi menegaskan bahwa fokus utama jalannya pemerintahan satu tahun ke depan adalah pembangunan berkelanjutan yang dimulai dari pedesaan, khususnya pada sektor perkebunan dan pertanian. Menurutnya, desa merupakan kunci utama dalam memberantas kemiskinan dan memangkas angka pengangguran di daerah.
”Pembangunan harus bersifat inklusif, adil, dan merata agar pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, bukan segelintir pihak saja,” ujar Bursah Zarnubi.
Lebih lanjut, Bupati Lahat memaparkan tiga langkah strategis pengelolaan anggaran fiskal daerah:
Penguatan kompetensi guru di sektor pendidikan sebagai fondasi utama kemajuan.
Penciptaan sumber ekonomi baru untuk mendongkrak daya beli masyarakat.
Peluncuran program inovatif Kampung Peningkatan Ekonomi Keluarga (Kampek).
Arahan Gubernur Sumsel: Pemimpin Jangan Mudah “Baper”
Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas sejarah panjang Kabupaten Lahat sebagai salah satu daerah tertua di Sumsel yang sukses melahirkan beberapa daerah otonomi baru. Ia menilai, di bawah kepemimpinan saat ini, Lahat terus bergerak maju, bersinar, dan memiliki masa depan cerah.
Kendati demikian, Gubernur Herman Deru memberikan catatan strategis mengenai pentingnya kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menghadapi era disrupsi teknologi menuju Indonesia Emas 2045. Di era digital saat ini, peran manusia rentan terdegradasi jika tidak diimbangi dengan peningkatan kompetensi yang mumpuni.

Gubernur juga mengingatkan para pemimpin daerah agar responsif, namun tetap bijak dan tidak mudah terbawa perasaan (baper) dalam menyikapi kritik maupun keluhan infrastruktur yang disampaikan masyarakat secara real-time di media sosial.
Di akhir penyampaiannya, Herman Deru menekankan pentingnya penggunaan data yang akurat hasil sinergi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) agar serapan anggaran APBD tepat sasaran. Ia juga menyoroti tantangan transparansi data terkait volume ekspor batu bara dan kuota Domestic Market Obligation (DMO) agar pendapatan daerah dari sektor kekayaan alam dapat dihitung secara akurat.
Menutup sambutannya, Gubernur memuji kondusivitas serta kekayaan topografi wilayah Bumi Seganti Setungguan, sekaligus mengucapkan selamat Hari Jadi yang ke-157 untuk seluruh masyarakat Kabupaten Lahat. (Advektorial)













