Jakarta, Swararakyat.com – Badan Kajian Strategis (BAKASTRA) BPP HIPMI melakukan audiensi strategis dengan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, guna membahas potensi kerja sama dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, Selasa (7/4/2026).

Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara HIPMI dan BPS, khususnya dalam mendukung pengumpulan data ekonomi yang akurat, komprehensif, dan relevan bagi pengembangan dunia usaha di Indonesia.
Audiensi tersebut dihadiri Ketua BAKASTRA HIPMI Rhesa Yogaswara bersama jajaran, yakni Eka Agus S, Andrew Ryan Sinaga, dan Achmad Fadjriansyah. Dari pihak BPS, turut hadir Deputi Bidang Statistik Sosial Nashrul Wajdi, Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik Pudji Ismartini, Direktur Statistik Distribusi Anisa, serta Direktur Statistik Harga Sarpono.
Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak mendiskusikan sejumlah peluang kolaborasi. HIPMI dinilai dapat berperan dalam mendukung sosialisasi, proses pendataan, hingga mendorong partisipasi pelaku usaha dalam Sensus Ekonomi 2026.
Ketua BAKASTRA HIPMI menegaskan komitmen organisasinya untuk berkonitmen aktif dalam program strategis nasional tersebut. Menurutnya, keterlibatan HIPMI penting guna memastikan data yang dihasilkan mampu mencerminkan kondisi riil dunia usaha, khususnya sektor UMKM dan pengusaha muda.
Sementara itu, Kepala BPS menyambut positif inisiatif kerja sama tersebut. Ia menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan Sensus Ekonomi sebagai fondasi perencanaan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Audiensi ini diharapkan menjadi pintu awal kerja sama berkelanjutan antara HIPMI dan BPS dalam memperkuat ekosistem data ekonomi nasional.













