Jakarta, Swararakyat.com – Sopir ambulans Yoga Dwi Saputra menjadi korban dugaan pemesanan palsu oleh oknum debt collector di Jakarta Pusat.
Peristiwa terjadi pada Selasa (14/4) siang saat Yoga menerima permintaan evakuasi pasien berinisial BS yang disebut kejang di kawasan Jalan Kebon Melati, Tanah Abang. Tim ambulans langsung menuju lokasi.
Namun setibanya di tempat, pasien tidak ditemukan. Yoga kemudian mengetahui bahwa laporan tersebut diduga terkait upaya penagihan utang, dan tim ambulans dimanfaatkan sebagai perantara.
Nama yang dicantumkan disebut merupakan nasabah pinjaman online, tetapi yang bersangkutan tidak berada di lokasi. Dalam video yang beredar, oknum debt collector sempat berjanji mengganti biaya operasional, namun belum terealisasi.
Kasus ini menjadi pengingat agar layanan darurat tidak disalahgunakan karena dapat merugikan dan menghambat penanganan pasien yang benar-benar membutuhkan. (*)













