“Kalau Tujuannya Gizi Anak, Jangan Sampai Anggarannya Malah Habis untuk Motor dan Tablet.”

Foto: Dok. Istimewa

Jakarta, Swararakyat.com – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus tetap berfokus pada pemenuhan gizi anak-anak Indonesia dan tidak bergeser ke penggunaan anggaran yang tidak berkaitan langsung dengan tujuan program.

Menurut Said, esensi utama MBG adalah intervensi gizi untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan sumber daya manusia Indonesia sejak usia dini. Karena itu, anggaran program tersebut harus digunakan secara tepat sasaran demi memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan para penerima.

“Program ini diniatkan sebagai intervensi perbaikan gizi anak-anak dan harus dijaga agar tidak keluar dari tujuan utamanya,” tegas Said dalam berbagai kesempatan menanggapi pelaksanaan MBG.

Pernyataan tersebut muncul di tengah sorotan publik terhadap tata kelola Program MBG, menyusul berbagai evaluasi yang dilakukan DPR terhadap pelaksanaan program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Said menekankan bahwa kebutuhan utama program adalah memastikan kualitas makanan, distribusi yang efektif, serta pengawasan yang ketat, bukan pengadaan barang yang tidak berhubungan langsung dengan pemenuhan gizi.

Ia juga mengingatkan bahwa berbagai persoalan dalam pelaksanaan MBG harus dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki tata kelola, bukan alasan untuk mengalihkan fokus program. DPR, kata Said, tetap mendukung keberlanjutan MBG karena dinilai sebagai program strategis dalam meningkatkan kualitas generasi muda Indonesia.

Said menambahkan, pemerintah perlu memastikan setiap rupiah anggaran MBG digunakan secara efektif untuk meningkatkan kualitas layanan pemenuhan gizi, mulai dari penyediaan bahan makanan, dapur produksi, hingga sistem distribusi yang aman dan higienis.

Dengan penegasan tersebut, Banggar DPR berharap Program MBG tetap berada pada jalurnya sebagai program pemenuhan gizi nasional, bukan menjadi ruang bagi pengeluaran yang tidak mendukung tujuan utama peningkatan kesehatan dan kualitas generasi penerus bangsa.