Yogyakarta,SwaraRakyat.com – Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Gede Pasek Suardika (GPS), secara resmi membuka Workshop Nasional Anggota DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota PKN se-Indonesia di Hotel New Saphir, Yogyakarta, Selasa (28/7/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 30 Juli 2026 tersebut menjadi bagian dari konsolidasi nasional PKN dalam memperkuat kapasitas kader legislatif sekaligus mempersiapkan verifikasi partai politik menuju Pemilu mendatang.
Workshop mengusung tema “Optimalisasi Fungsi Legislasi Anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam Pembentukan Peraturan Daerah yang Berkualitas dan Aspiratif terhadap Kebutuhan Masyarakat.” Melalui kegiatan ini, PKN ingin memastikan para anggota DPRD tidak hanya memahami teknik pembentukan peraturan daerah, tetapi juga mampu menghadirkan regulasi yang menjawab kebutuhan riil masyarakat.
Dalam pidato pembukaannya, Gede Pasek Suardika menegaskan bahwa penguatan kualitas legislasi harus berjalan seiring dengan penguatan organisasi partai. Menurutnya, anggota DPRD merupakan ujung tombak PKN di daerah yang memiliki peran strategis dalam membangun kepercayaan publik melalui kinerja nyata.
Ia menegaskan, saat ini PKN memilih menjalankan “strategi kapal selam”, yakni bergerak secara tenang namun konsisten memperkuat struktur organisasi, melengkapi seluruh persyaratan administrasi, dan melakukan konsolidasi hingga ke tingkat daerah tanpa harus mengedepankan pencitraan politik.
“Kita tidak perlu terlalu banyak tampil. Yang penting bekerja, bersilaturahmi, melakukan konsolidasi, lalu kembali menyiapkan organisasi. Selain lebih hemat, cara ini juga lebih efektif karena yang dibutuhkan adalah hasil,” ujar Gede Pasek Suardika.
Menurutnya, ukuran keberhasilan partai saat ini bukanlah intensitas publikasi, melainkan kesiapan menghadapi tahapan verifikasi administrasi dan verifikasi faktual. Setelah seluruh persyaratan dipenuhi, seluruh partai akan memiliki kesempatan yang sama sebagai peserta Pemilu.
Dalam kesempatan itu, GPS juga mengajak seluruh anggota DPRD PKN untuk menjadi motor penggerak konsolidasi di daerah. Selain menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran secara profesional, para legislator diharapkan turut memperkuat kepengurusan, memperluas keanggotaan, serta menjaga soliditas organisasi.
Ia mengibaratkan PKN seperti Tim Nasional Cape Verde (Tanjung Verde) yang mampu memberikan kejutan di panggung sepak bola dunia meski berasal dari negara dengan jumlah penduduk yang relatif kecil.
“Yang menentukan bukan besar kecilnya partai, tetapi kesiapan dan kerja organisasi. Cape Verde bisa mengejutkan dunia sepak bola. PKN juga harus mampu menjadi kejutan dalam kontestasi politik nasional,” katanya.
GPS menilai dinamika kepartaian nasional memberikan peluang bagi partai-partai yang memiliki organisasi kuat. Dari puluhan partai politik berbadan hukum, menurutnya tidak semuanya akan mampu memenuhi seluruh persyaratan verifikasi. Karena itu, PKN memilih memfokuskan energi pada pemenuhan lima syarat utama, yaitu kelengkapan kepengurusan di seluruh wilayah, pemenuhan jumlah Kartu Tanda Anggota (KTA), keberadaan sekretariat yang sah, rekening resmi partai, serta menjaga semangat dan kekompakan organisasi.
Workshop Nasional ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman antaranggota DPRD PKN dari seluruh Indonesia dalam meningkatkan kualitas pembentukan peraturan daerah yang aspiratif, memperkuat fungsi pengawasan, serta memperluas pelayanan kepada masyarakat.
Menutup arahannya, Gede Pasek Suardika mengajak seluruh kader untuk tetap disiplin mengikuti strategi partai dan menjaga soliditas organisasi.
“Organisasi tetap bergerak, strukturnya ada, kadernya ada, anggota legislatif ada, jaringan eksekutif juga ada. Kita memilih bekerja dalam senyap sampai seluruh kekuatan benar-benar siap,” tegasnya.
Melalui Workshop Nasional tersebut, PKN menegaskan bahwa penguatan kapasitas anggota DPRD dan konsolidasi organisasi merupakan dua agenda yang berjalan beriringan sebagai fondasi menghadapi verifikasi partai politik serta membangun PKN sebagai kekuatan politik nasional yang semakin kompetitif menjelang Pemilu.(sang)













