Jakarta, Swararakyat.com- Organisasi Barisan Muda 08 (Baramuda08) mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah tegas dalam mengungkap identitas lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang diduga menerima aliran dana asing dengan agenda terselubung, melalui rilis berita yang diterima redaksi swararakyat.com
Ketua Umum Baramuda08, Rhesa Yogaswara, menegaskan bahwa negara tidak boleh abai terhadap potensi ancaman yang dapat mengganggu stabilitas nasional. Ia meminta adanya transparansi penuh terkait aliran dana asing yang masuk ke sejumlah LSM di Indonesia.
“Negara harus hadir secara tegas dan terukur untuk mengungkap identitas LSM penerima dana asing yang terindikasi memiliki agenda tersembunyi. Ini penting untuk menjaga kedaulatan serta keutuhan bangsa,” ujar Rhesa.
Rhesa juga mendorong pemerintah untuk membekukan sumber pendanaan yang dinilai mencurigakan, sembari melakukan proses investigasi secara menyeluruh. Menurutnya, langkah ini perlu dilakukan guna mencegah potensi penyalahgunaan dana yang dapat memperkeruh situasi politik dalam negeri.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya penegakan hukum yang transparan dan akuntabel agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
“Penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, terbuka, dan tidak tebang pilih. Ini penting agar publik mendapatkan kejelasan dan tidak terjadi disinformasi yang dapat memicu konflik sosial,” tambahnya.
Baramuda08 menilai, polemik terkait aliran dana asing ke LSM berpotensi memicu perpecahan jika tidak ditangani secara serius oleh pemerintah. Oleh karena itu, langkah cepat dan tepat dinilai krusial untuk menjaga persatuan nasional serta stabilitas politik Indonesia.
“Jangan sampai isu ini berkembang liar dan dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk memecah belah bangsa. Negara harus segera bertindak sebelum situasi semakin memburuk,” tutup Rhesa. (*)













