ICMI Luncurkan Brigade Pangan dan Wakaf Produktif: Kolaborasi Cendekiawan untuk Swasembada Pangan

Foto: Istimewa

SWARARAKYAT.COM, Indramayu— Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) secara resmi meluncurkan dua program strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional, yaitu Brigade Pangan Cendekia dan Program Wakaf Tunai Produktif Pangan Cendekia. Kedua program ini digagas oleh Kelompok Kerja (POKJA) Pangan Cendekia dan mendapat apresiasi tinggi dari Kementerian Agama dan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Minggu (20/7/2025)

Ketua POKJA Pangan Cendekia, Rhesa, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peluncuran ini merupakan bagian dari rangkaian panjang upaya kolektif ICMI dalam memberikan kontribusi nyata untuk masyarakat. “Esensi dari kecendekiawanan tidak hanya terletak pada keluasan ilmu, tetapi juga pada seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan oleh sesama,” ujarnya.

Peluncuran ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Koperasi Kencana Darma Cendekia (KKDC) dan Pemerintah Kabupaten Indramayu, yang langsung ditandatangani oleh Bupati Indramayu, Bapak Lucky Hakim. Kolaborasi ini akan memperkuat implementasi program di tingkat akar rumput, khususnya di wilayah pertanian strategis.

Program Wakaf Tunai Produktif dirancang sebagai mekanisme pembiayaan berkelanjutan yang mendukung gerakan Brigade Pangan Cendekia, menjadikannya lebih dari sekadar gerakan sosial, tetapi juga sebagai model ekonomi keumatan yang berbasis wakaf produktif.

“Wakaf kini hadir sebagai instrumen pembangunan. Kami berharap ini menjadi sumber pendanaan jangka panjang dalam penguatan pangan nasional,” tambah Rhesa.

Dengan dukungan penuh dari Kementerian Agama dan Kementerian Pertanian, program ini diharapkan menjadi penggerak utama dalam menyukseskan visi Swasembada Pangan Indonesia serta memberdayakan petani dan masyarakat secara luas melalui pendekatan cendekia dan spiritual.(*)