Istana Bantah Surpres Pergantian Kapolri, Dua Nama Jenderal Tetap Jadi Sorotan

Foto: Istimewa

Jakarta, Swararakyat.com –Isu pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencuat di media sosial sejak Jumat (12/9), memicu spekulasi publik mengenai calon pengganti. Berbagai narasi menyebut Presiden Prabowo Subianto telah mengirim Surat Presiden (Surpres) ke DPR untuk mengganti Kapolri, namun Istana Negara dan pimpinan DPR kompak membantah informasi tersebut.

“Sampai hari ini, tidak ada surpres yang dikirimkan ke DPR mengenai pergantian Kapolri,” tegas Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, di Kompleks Istana Kepresidenan, Minggu (14/9).

“Kabar itu murni spekulasi dan belum ada keputusan resmi Presiden.”

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, juga menyampaikan hal senada.

Kami di DPR belum menerima surpres apa pun. Jika ada, tentu akan segera diumumkan,” kata Dasco

Dua Nama Kandidat Muncul

Meski bantahan telah disampaikan, pembicaraan publik mengenai calon Kapolri terus berkembang. Dua nama yang paling sering disebut sebagai kandidat pengganti adalah Komjen Dedi Prasetyo, Wakapolri saat ini, dan Komjen Suyudi Ario Seto, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) yang baru dilantik pada Agustus 2025.

Pengamat kepolisian Al Araf menilai wajar isu pergantian Kapolri ramai diperbincangkan.

 “Kinerja Polri sedang mendapat sorotan publik pasca-kerusuhan unjuk rasa akhir Agustus dan kasus kematian Affan Kurniawan. Namun keputusan pergantian Kapolri sepenuhnya ada di tangan Presiden,” ujarnya. (*)